Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Pamer Harta di Media Sosial, Ketahui Fenomena Flexing dan Crazy Rich
    Lifestyle

    Pamer Harta di Media Sosial, Ketahui Fenomena Flexing dan Crazy Rich

    November 13, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pamer Harta di Media Sosial, Ketahui Fenomena Flexing dan Crazy Rich 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Mengunggah foto dan video berbagai harta benda yang mewah di media sosial dengan tujuan pamer kepada para netizen disebut dengan istilah flexing. Ada pula saat ini istilah Crazy Rich atau kaya raya dan konglomerat, muncul setelah adanya film Crazy Rich Asian. Sebetulnya, apa sih yang dimaksud dengan Flexing dan Crazy Rich?

    Laporan Strategy Lab, flexing berarti pamer tentang pakaian, tubuh, gaya hidup, mobil, rumah seseorang, benar-benar apa pun yang melekat pada ego seseorang. Dalam ilmu ekonomi Anda akan menyebutnya konsumsi yang mencolok, membelanjakan uang untuk barang dan jasa mewah untuk menunjukkan status atau kekuatan ekonomi.

    Konsumsi yang mencolok seperti ini ternyata bukan hal yang baru. Ini kali pertama disebutkan pada tahun 1899 oleh Thorstein Veblen dalam bukunya The Theory of the Leisure Class: An Economic Study in the Evolution of Institutions.

    Seiring waktu, evolusi telah mengubah mekanisme cara kita memberi sinyal, dan teknologi hanya memperburuknya. Seseorang kini memiliki wadah atau platform yang lebih mudah untuk pamer.

    Lalu Apa Itu Crazy Rich?

    Istilah ini muncul setelah film Crazy Rich Asian dirilis. Dalam kampanye berbagi kebaikan SASA Crazy Kind, dijelaskan pula apa itu Crazy Rich. Seseorang yang memiliki rekening fantastis dengan harta selangit maka dilabeli dengan istilah sultan atau crazy rich.

    Fenomena di mana orang-orang secara sengaja memamerkan harta kekayaan yang mereka miliki, mulai dari rumah mewah, villa, jet pribadi, sport car, moge atau motor gede, bahkan hingga jumlah saldo rekening pribadi. Lantaran nilai harta kekayaan mereka yang terbilang sangat fantastis itulah, predikat Crazy Rich lantas disematkan.

    Sehingga Crazy Rich yang awalnya bahkan tidak diketahui namanya, latah muncul ke publik untuk sekedar mengikuti tren, ataupun untuk mendapatkan pengakuan dari masyarakat.

    “Sayangnya, disadari atau tidak, di balik euforia fenomena Crazy Rich ini, tersimpan dampak negatif. Tidak sedikit yang kemudian terhipnotis ingin menjadi kaya secara cepat,” kata CEO dan President Director PT Inti Sasa Rudolf Tjandra kepada wartawan baru-baru ini.

    Dengan kampanye ini akan menjadi sebuah gerakan yang masif dan berkelanjutan, bukan gerakan yang sifatnya hanya sementara. Ia berharap nantinya akan membentuk sebuah kebiasaan.

    “Kebaikan itu memang menular, tetapi tidak perlu menunggu waktu untuk ditularkan. Jadi mari bersama-sama, mulai saat ini, mulai dari diri sendiri, kita berlomba-lomba berbuat kebaikan. Menjadi The Crazy Kind dan mengubah dunia menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

    Flexing dan Crazy Rich Tak Cerminkan Empati

    Faktanya, berdasarkan data Bappenas, sebagian penduduk hingga kini masih mengalami gizi buruk, stunting, dan obesitas. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi kurang gizi di Indonesia mencapai angka 17,7 persen.

    Flexing juga dinilai sebagai tindakan minim empati, terlebih ketika banyak masyarakat yang sedang jatuh bangun ekonominya saat pandemi. Sungguh sebuah ironi ketika orang yang melakukan tindakan jauh dari norma dan etika, justru dijadikan teladan.

    “Crazy Rich hanya pamer sana sini sementara rakyat jelata hanya bisa gigit jari. Memang sudah seharusnya fenomena ini diakhiri,” katanya.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSuperbrands Beri Penghargaan ke 38 Pemilik Merek, Berikut Daftarnya
    Next Article Dorna tertarik konsep hiburan baju adat NTB di WSBK 2022
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.