Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Fitur “self-driving” Tesla diduga sebabkan kecelakaan di AS
    Automotive

    Fitur “self-driving” Tesla diduga sebabkan kecelakaan di AS

    December 22, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Fitur "self-driving" Tesla diduga sebabkan kecelakaan di AS 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Laporan polisi menyebutkan kesaksian pengemudi Tesla Model S 2021 yang terlibat dalam kecelakaan bulan lalu di Bay Bridge, San Fransisco, adalah dikarenakan ia dalam mode berkendara full self-driving (FSD) yang tidak berfungsi.

    Melansir Reuters, Kamis, kecelakaan di Hari Thanksgiving tersebut mengakibatkan dua remaja diangkut ke rumah sakit setempat untuk perawatan luka ringan dan menyebabkan penundaan yang lama di jembatan.

    Baca juga: Regulator China sebut Tesla tarik kembali lebih dari 80.000 mobil

    Baca juga: Tesla tarik 80 ribu Model S dan X karena masalah “software & seatbelt”

    Bos Tesla Elon Musk menyebut perangkat lunak tersebut sebagai fitur paling potensial bagi pembuat mobil listrik terbesar di dunia itu. Namun, sistem bantuan pengemudi canggih Tesla dan klaim Musk tersebut masih menghadapi pengawasan hukum, peraturan, dan publik yang semakin meningkat.

    Tesla menjual perangkat lunak FSD seharga 15 ribu dolar AS sebagai iklan yang memungkinkan kendaraannya mengubah jalur dan parkir secara mandiri. Itu melengkapi fitur “Autopilot” standarnya, yang memungkinkan mobil menyetir, berakselerasi, dan mengerem di jalurnya tanpa campur tangan pengemudi.

    Pengemudi Tesla mengatakan kepada polisi bahwa FSD tidak berfungsi, tapi polisi tidak dapat menentukan apakah perangkat lunak itu beroperasi atau apakah pernyataannya akurat.

    Laporan polisi mengatakan kendaraan tersebut melakukan perubahan jalur yang tidak aman dan melambat hingga berhenti, yang menyebabkan kendaraan lain menabrak Tesla dan reaksi berantai dari tabrakan tambahan.

    Selanjutnya, laporan polisi mengatakan jika FSD tidak berfungsi, pengemudi seharusnya mengendalikan kendaraan secara manual.

    Di sisi lain, Tesla tidak menanggapi permintaan komentar.

    Selain itu, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), yang telah menyelidiki sistem bantuan pengemudi canggih pembuat mobil, tidak berkomentar mengenai insiden ini.

    Sebelumnya, Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Jennifer Homendy telah mempertanyakan pemasaran fitur Tesla yang dapat “mengemudi sendiri sepenuhnya”, ketika fitur malah tidak mampu melakukannya. Ia juga mengatakan Tesla harus berbuat lebih banyak untuk memastikan orang tidak menyalahgunakan fitur tersebut.

    Baca juga: Elon Musk diam-diam cari sumber dana baru untuk Twitter

    Baca juga: Pemilik Tesla Model S Dan X bisa main game di mobilnya

    Baca juga: Tiga perusahaan tarik lebih 50 ribu kendaraan karena suku cadang rusak

    Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleWujudkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali Perlu Didukung Manajemen Komunikasi
    Next Article Tidak Ada Riwayat Melanggar Hukum
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.