Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»WNI Diduga akan Selundupkan Senpi Berkekuatan Tinggi ke Indonesia
    International

    WNI Diduga akan Selundupkan Senpi Berkekuatan Tinggi ke Indonesia

    January 12, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    WNI Diduga akan Selundupkan Senpi Berkekuatan Tinggi ke Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    WNI Diduga akan Selundupkan Senpi Berkekuatan Tinggi ke Indonesia 2
    Ilustrasi – Sejata api. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Warga negara Indonesia (WNI) yang membeli senjata api (senpi) berkekuatan tinggi kemungkinan akan diselundupkan ke Indonesia, kini menjadi penyelidikan Polri dengan kepolisian Filipina. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo di Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Kamis (12/1), mengatakan bahwa Polri mengirim delapan orang ke Filipina.

    Tim dipimpin perwira tinggi berpangkat Brigjen didampingi Athase Polri di bawah koordinasi Div Hubinter bersama Athase Pertahanan dan perwakilan BIN. “Semua masih berproses oleh otoritas kepolisian Filipina dan tim dari mabes untuk laksanakan joint investigasi kepemilikan senjata api ilegal,” ujar Dedi.

    Dedi menyebut, tim Polri sudah berada di Manila, langsung bergerak menuju KBRI untuk melakukan konsolidasi dengan jajaran KBRI Manila sekaligus menerima arahan dari Duta Besar RI.

    Selanjutnya tim Polri bertemu dengan Philipines National Police (kepolisian Filipina) dalam rangka kerja sama penanganan WNI yang ditangkap membawa senjata api ilegal, bernama Anton Gobay.

    Anton Gobay membeli belasan senjata dari seseorang yang menggunakan nama alias di wilayah Danao City, Provinsi Cebu, Filipina. Belasan senjata itu terdiri atas 10 pucuk senjata api laras panjang jenis MA kaliber (5,56) senilai 50 ribu peso tanpa amunisi atau sekitar Rp 13,8 juta (kurs rupiah Rp 276,4). Kemudian dua pucuk senjata api laras pendek merk Ingram (9 mm), senilai 45 ribu peso tanpa amunisi atau sekitar Rp12 juta.

    Dedi mengatakan, penyidikan gabungan ini untuk pengembangan di Indonesia karena diduga senjata api tersebut diseludupkan ke Papua berdasarkan pengakuan Anton Gobay. “Ya (penyidikan di Indonesia) termasuk kasus kepemilikan senjata api ilegal nya di sana,” kata Dedi.

    Penyidikan sementara didapatkan informasi bahwa Anton Gobay pernah mengenyam pendidikan penerbang di perusahaan Asia Aviation Academy (AAA) dari tahun 2015 dan lulus tahun 2018. Setelah lulus dari sekolah tersebut, Anton Gobay belum diketahui aktivitas pekerjaannya sampai akhirnya tertangkap baru diketahui berdasarkan identitas dirinya pernah bekerja di perusahaan maskapai Topflite.

    Anton Gobay memiliki seorang istri yang bekerja sebagai perawat dan dua orang anak perempuan yang berdomisili di Jayapura. “Dengan tertangkapnya baru ditemukan adanya ID bahwa AG pernah bekerja di perusahaan maskapai Topflite,” tutur Dedi.

    Terpisah Kepala Divisi Hubinter Polri Irjen Pol. Krishna Murti mengatakan pihaknya tengah mendalami organisasi yang dimaksudkan oleh Anton Gobay. Termasuk, dugaan ada hubungan dengan Lukas Enembe. “Hubungan tersebut sedang kami dalami,” imbuh Krishna. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMajelis Hakim Vonis Nihil Perkara Korupsi Pengelolaan Dana Asabri
    Next Article Kembangkan Marina dan Resort, Pusat Sepakati Pembentukan KEK Baru di Serangan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.