Perdana Terbitkan Visa Turis, Ini Destinasi "Perawan" di Saudi

Perdana Terbitkan Visa Turis, Ini Destinasi "Perawan" di Saudi

Potret Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazziz dan putra Mohammed bin Salman (Foto: Fayez Nuredine/AFP/Getty Images)

Riyadh, Jurnas.com – Untuk kali pertama, Arab Saudi akan mengeluarkan visa turis. Upaya ini dimaksudkan menarik jutaan pengunjung asing, guna mendiversifikasi ekonominya yang bergantung pada minyak.

Seperti lazimnya, Saudi dikenal dengan destinasi relijinya, mulai dari Mekah hingga Madinah. Namun rupanya, negara yang terletak di Asia Barat itu juga menyimpan potensi destinasi lainnya. Apa saja?

1. Al-Ula

Al-Ula, yang terletak di barat laut kerajaan Saudi, adalah daerah yang dipenuhi reruntuhan pra-Islam dan sisa-sisa arkeologi lainnya.

Daerah yang memiliki luas seukuran Belgia itu berfungsi sebagai stasiun penting dan lubang pengairan Badui pada rute perdagangan, yang menghubungkan Semenanjung Arab, Afrika Utara dan India.

Al Ula memiliki museum terbuka, pemandangannya dihiasi dengan makam, beberapa berisi prasasti dan gambar pra-Islam yang merupakan warisan dari tradisi artistik Nabatea.

Daerah ini adalah rumah bagi Situs Warisan Dunia UNESCO pertama kerajaan, Madain Saleh, dibangun lebih dari 2.000 tahun yang lalu oleh kaum Nabataeans.

2. Oasis Al-Ahsa

Oasis Al-Ahsa yang subur di timur Saudi Arabia dipenuhi dengan situs-situs arkeologi yang belum digali, dan membawa jejak-jejak pendudukan manusia sejak zaman Neolitik.

Pada Juni tahun lalu, UNESCO menambahkan Oasis Al-Ahsa yang memiliki jutaan pohon kurma ke dalam Daftar Warisan Dunia.

Dikutip dari AFP pada Jumat (27/9), Al-Ahsa merupakan akses penting dalam rute perdagangan kuno.

“Bukti arkeologis menunjukkan bahwa para pedagang menukar produk dari Arab selatan dan Persia serta seluruh Semenanjung Arab (di Al Ahsa),” demikian keterangan UNESCO.

3. Kawah Al-Wahbah

Kawah sisa aktivitas vulkanik yang berlokasi di timur laut kota Jeddah, Laut Merah ini cenderung kurang dikenal. Padahal Al-Wahbah memiliki panci garam berkilauan di bagian bawah kawah.

Menurut cerita rakyat setempat, kawah terbentuk ketika dua gunung penuh cinta menyatu, sehingga satu sama lain tercerabut dari tempatnya, dan meninggalkan depresi berbentuk kawah.

4. Proyek besar

Kerajaan Saudi telah mengumumkan serangkaian proyek besar senilai ratusan miliar dolar. Proyek itu termasuk rencana membangun NEOM, sebuah kota mega futuristik senilai US$500 miliar di pantai Laut Merah utara, yang menurut para pejabat akan memiliki taksi terbang dan robot berbicara.

Pada 2017, kerajaan mengumumkan proyek untuk mengubah 50 pulau dan situs murni lainnya di Laut Merah menjadi resor mewah.

Tahun lalu, pembangunan “kota hiburan” Qiddiya diluncurkan di dekat Riyadh, yang akan mencakup taman hiburan kelas atas, fasilitas olahraga motor dan area safari.

TAGS : Arab Saudi Visa Turis

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59994/Perdana-Terbitkan-Visa-Turis-Ini-Destinasi-Perawan-di-Saudi/

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of