Perundingan AS-Korut di Stockholm Bubar tanpa Hasil

Perundingan AS-Korut di Stockholm Bubar tanpa Hasil

Anggota delegasi Korea Utara tiba di bandara Arlanda di utara Stockholm, Swedia, pada 3 Oktober 2019. (Foto: AFP)

Stockholm, Jurnas.com – Kepala negosiator Korea Utara,  Kim Myong Gil mengatakan, pembicaraan nuklir tingkat kerja dengan Amerika Serikat (AS) di Stockholm kembali menuai kebuntuan. Kebuntuan itu disebabkan Gedung Putih.

“Negosiasi belum memenuhi harapan kami dan akhirnya bubar tanpa hasil apa pun. (Ini) sepenuhnya karena fakta bahwa AS tidak akan menyerah ata sikap lama mereka,” Kim dalam konferensi pers di luar kedutaan negaranya di ibukota Swedia, Sabtu (5/10).

Perwakilan dari Korea Utara tiba di Swedia pada Kamis setelah Pyongyang tetiba mengumumkan bahwa minggu ini negosiasi akan dimulai pada 5 Oktober.

Delegasi berpangkat tinggi yang dipimpin Perwakilan Khusus AS untuk Korea Utara Stephen Biegun dan Kim tiba untuk pertemuan bersama di Pulau Lidingo di pinggiran Stockholm sebelumnya pada Sabtu.

Lewat cuitannya, Menteri Luar Negeri Swedia, Ann Linde pada hari Sabtu mengkonfirmasi para perunding dari AS dan Korea Utara bertemu di negara itu untuk membahas solusi damai tersebut.

“Saya didorong bahwa delegasi tingkat kerja AS dan (Korea Utara) saat ini berada di Swedia untuk mengadakan pembicaraan,” kata Linde, menambahkan, “Dialog diperlukan untuk mencapai solusi denuklirisasi dan damai.”

Pertemuan itu adalah pembicaraan tingkat kerja formal pertama sejak presiden AS dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bertemu di Zona Demiliterisasi (DMZ) di Semenanjung Korea pada Juni dan sepakat memulai kembali perundingan setelah pertemuan puncak gagal di Vietnam pada Februari lalu.

Pengumuman dimulainya kembali perundingan datang setelah Pyongyang pada hari Rabu menguji-menembakkan rudal balistik baru yang dirancang untuk peluncuran kapal selam.

Rudal balistik yang diluncurkan kapal selam (SLBM), yang terbang 450 kilometer dan mencapai ketinggian 910 kilometer, mendarat di perairan dekat Zona Ekonomi Eksklusif (EEZ) Jepang.

Korea Utara, yang saat ini berada di bawah beberapa putaran sanksi keras PBB dan AS atas program nuklir dan misilnya, menghentikan uji coba rudal dan nuklirnya sesaat sebelum pencairan diplomatik dimulai antara Pyongyang dan Seoul pada awal 2018.

Bulan lalu, Korea Utara menyambut baik langkah presiden AS untuk memecat penasihat keamanan nasionalnya, John Bolton, yang menganut pandangan angkuh tentang bagaimana Amerika harus berurusan dengan Pyongyang.

Namun diplomasi menemui jalan buntu karena AS menolak untuk membalas langkah-langkah Korea Utara sepihak. Dan kemudian, Kim mengindikasikan bahwa negaranya akan melanjutkan uji coba nuklir dan misilnya.

Pembicaraan itu membuat sedikit kemajuan, sebagian besar karena desakan Washington pada demiliterisasi lengkap Pyongyang sebelum pencabutan sanksi AS.

Pyongyang, di sisi lain, telah menyerukan pendekatan selangkah demi selangkah yang akan mencakup komitmen Amerika yang dapat diverifikasi untuk mengakhiri kehadiran militernya yang besar di dekat perairan teritorial Korea Utara.

TAGS : Perundingan Nuklir Amerika Serikat Korea Utara Kim Jong un

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/60423/Perundingan-AS-Korut-di-Stockholm-Bubar-tanpa-Hasil/

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of