Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Tip Beli Produk Investasi-Asuransi, Hindari Faktor Saudara atau Teman
    Lifestyle

    Tip Beli Produk Investasi-Asuransi, Hindari Faktor Saudara atau Teman

    November 5, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tip Beli Produk Investasi-Asuransi, Hindari Faktor Saudara atau Teman 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Selama ini banyak masyarakat mencari produk investasi untuk menjaga dananya supaya tidak lenyap begitu saja pada kurun waktu tertentu. Di sisi lain, tidak jarang pula para nasabah yang kecewa atau tidak mendapatkan hasil maksimal dari produk investasi yang mereka beli.

    Penasihat Keuangan dari Finasialku Robby Christy menerangkan sejumlah tip agar tidak terjebak dalam iming-iming dari produk investasi atau asuransi. Di antaranya jangan membeli produk asuransi atau investasi karena agen dari produk tersebut adalah teman atau saudara.

    “Biasanya banyak orang kecewa setelah membeli produk asuransi atau investasi karena motivasinya membantu teman atau saudara,” ujar Robby Christy kepada JawaPos.com dalam diskusi virtual pada Kamis (5/11).

    Padahal, harapannya mereka di balik membeli produk asuransi dan investasi itu mendapat hasil maksimal. Contoh untuk produksi investasi tertentu dengan membayar iuran atau premi per bulan sebesar Rp 500 ribu. Dalam kurun waktu tertentu dijanjikan kembali dengan lebih.

    “Misalnya setelah 10 tahun bisa mendapatkan margin 10 persen dari modal yang dibayarkan setiap bulan,” imbuh Robby. Ternyata setelah tiba pada waktunya atau kontrak investasinya 10 tahun, hasil dari investasi itu jauh dari ekspektasi. “Ujung-ujungnya kecewa,” kata Robby.

    Untuk itu, Robby mengingatkan, jangan sampai terjebak dalam return dari sebuah produk investasi atau asuransi. Sebelum berharap mendapatkan hasil atau return, pahami dulu risiko dalam sebuah produk itu.

    Contohnya untuk produksi asuransi kesehatan atau asuransi lainnya. Biasanya dalam produk asuransi ini para agen atau penjual produk asuransi menyampaikan tentang keuntungan yang didapat dari produknya. Di antaranya ditanggungnya pengobatan untuk sejumlah penyakit kritis.

    “Jangan beli produk asuransi ketika sedang mengalami sakit atau sakit kritis. Sebab itu bisa berpotensi tidak diklaim,” ungkapnya.

    Dia menyarankan membeli asuransi kesehatan ketika sedang sehat. Sehingga, pada masa tertentu si nasabah terserang penyakit kritis, mereka akan mendapat pelayanan kesehatan dari asuransi.

    Baca juga:

    Biasanya dalam produk tertentu dijelaskan berapa nilai pagu pertanggungan yang diberikan. Jika biaya pengeobatan dari penyakit itu melebehi dari pertanggungan, maka jangan kecewa. “Kuncinya pahami dulu risk dan return-nya. Jangan hanya melihat benefit semata. Pahami risikonya dari produk itu sendiri,” tandasnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJual Produk Lavender Oil Murah Dan Terlengkap Darjeeling
    Next Article Perempuan Suka Pria Lebih Tua Ternyata Ada Ilmiahnya, Lho
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.