Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»356 Jiwa Meninggal Karena Covid-19, Menkes Bahas Vaksinasi
    News

    356 Jiwa Meninggal Karena Covid-19, Menkes Bahas Vaksinasi

    February 7, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    356 Jiwa Meninggal Karena Covid-19, Menkes Bahas Vaksinasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sejak awal Januari 2022 di tengah meluasnya varian Omicron, sebanyak 356 jiwa meninggal dunia tertular Covid-19. Angka kematian tercatat naik terutama terjadi di DKI Jakarta. Salah satu penyebabnya ternyata karena mayoritas kasus kematian belum vaksin sama sekali atau belum vaksin lengkap.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dari 356 jiwa sejak 21 Januari, sebanyak 69 persen belum vaksin lengkap atau belum vaksin sama sekali. Dan dari 58 orang yang sekarang dirawat berat dan kritis menggunakan ventilator itu 60 persen belum vaksin lengkap atau belum vaksin sama sekali.

    “Jadi penting untuk masyarakat yang belum divaksin terutama lansia harus segera divaksin dan yang belum dua kali divaksinasi, cepet divaksin karena ini penting untuk melayani mereka,” tegas Menkes Budi secara virtual, Senin (7/2).

    Ia mengungkapkan bahwa DKI Jakarta, Banten dan Bali menjadi provinsi dentan kasus harian Covid-19melebih puncak jumlah kasus saat gelombang Delta. Salah satu cara yang harus dilakukan masyarakat saat ini ialah dengan memperketat protokol kesehatan.

    Menkes Budi menjelaskan untuk kasus harian di DKI Jakarta mencapai 15.800 di mana sebelumnya puncak tertinggi kasus pada gelombang Delta itu sebanyak 14.600. Sementara untuk Banten kasus hariannya mencapai 4.800 dan pada saat gelombang Delta itu kasusnya paling tinggi ialah 3.900.

    “Provinsi Bali yang jumlah kasusnya sudah 2.000 sedangkan tertinggi di gelombang Delta 1.900,” katanya.

    Editor : Dimas Ryandi

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAirlangga Bersyukur Sektor Industri dan Perdagangan Telah Pulih
    Next Article 1 Persen PCR Kemungkinan Salah, Menkes Bilang Tak Ada yang Sempurna
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.