Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»4,2 Juta Ton Sampah Rumah Tangga Belum Mampu Dikelola
    News

    4,2 Juta Ton Sampah Rumah Tangga Belum Mampu Dikelola

    March 18, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    4,2 Juta Ton Sampah Rumah Tangga Belum Mampu Dikelola 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melansir data pengelolaan sampah yang masih mengkhawatirkan. Sebanyak 4,2 juta ton sampah produksi rumah tangga setiap tahunnya, belum bisa dikelola. Sehingga memicu persoalan lingkungan dan kesehatan.

    Secara rutin KLHK menyampaikan data pengelolaan sampah. Pada data terbaru disebutkan sampah produksi rumah tangga setiap tahunnya mencapai 18 juta ton. Dari total produksi sampah tersebut, sebanyak 77,39 persen sudah bisa terkelola. Sisanya sebanyak 4,2 juta ton atau 22,61 persen sampah produksi rumah tangga belum bisa dikelola.

    Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) Organisasi Riset Kebumian dan Maritim (ORKM) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Widodo Setiyo Pranowo menaruh perhatian serius atas persoalan sampah tersebut.

    “Misalkan diasumsikan saja dari sampah tersebut, 10 persen jatuh ke sungai dan ke laut, maka bakal ada sekitar 0,42 ton sampah per tahun,” katanya Sabtu (18/3). Menurut dia, angka itu ternyata masih sangatlah besar. Jadi untuk perhitungan yang lebih valid, maka diperlukan riset dan pendataan yang komprehensif dan berkelanjutan.

    Widodo mengatakan BRIN mungkin bisa mendirikan Pusat riset/kolaborasi dan inovasi teknologi penanganan sampah laut, bekerjasama dengan KLHK dan pemerintah daerah. Dia mengatakan sampah plastik, bisa berdampak parah juga. Di beberapa kasus, tas plastik tipis yang berwarna warni sering dimakan oleh penyu karena ketika di kolom air, si plastik tersebut meliuk liuk mirip ubur-ubur, sehingga disantap oleh penyu. Lambat laut penyu akan mati karena dia merasa kenyang. Namun tidak ada nutrisi buat tubuhnya, karena yang dimakan sampah plastik.

    Sejumlah daerah berlomba membuat inovasi pengelolaan sampah. Seperti yang dilakukan Pemkab Jombang, Jawa Timur dengan Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (Gradasi). Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Novrizal Tahar mengatakan pemerintah dalam hal ini KLHK sangat apresiasi inovasi gerakan sedekah sampah tersebut. Menurut dia dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Jombang memiliki sejumlah inovasi dalam menekan tumpukan sampah.

    ’’Pada 2019 telah dicanangkan gerakan pilah sampah dari rumah,’’ kata pria yang juga Sekretaris 1 Tim PElaksana RAN-PSL tersebut. Melalui gerakan pilah sampah dari rumah itu, lahirnya gerakan-gerakan pengelolaan sampah lainnya. Termasuk Gerakan Sedekah Sampah Indonesia itu. Dia mengatakan gerakan sedekah sampah itu adalah sebuah gerakan ekonomi inklusif. Dia mengatakan upaya sedekah sampah di Kabupaten Jombang itu akan diupayakan bisa diperluas di seluruh wilayah Indonesia. Dia menekankan sampah bukan masalah, melainkan bisa menjadi amal jariyah.

    Sementara itu Bupati Jombang Mundjidah Wahab menuturkan persentase penanganan sampah di wilayahnya terus meningkat. Dia menuturkan saat ini penanganan sampah di wilayahnya sudah mencapai 28 persen. Dari upaya tersebut bisa mereduksi sampah sebesar 18 persen. ’’Meskipun angka ini masih jauh dari target Jakstrada dan Jakstranas yang telah ditentukan,’’ katanya.

    Untuk itu dia mengatakan akan terus mendorong lahirnya inovasi-inovasi lain untuk pengelolaan sampah. Selain ada gerakan sedekah sampah, saat ini juga sudah ada aplikasi Beresin Sampah. Kemudian juga ada pengembangan kampung minim sampah melalui program USAID Madani. Hilmi Setiawan (wan/JPK)

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Hilmi Setiawan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJenderal Sembiring Ultimatum Egianus Kogoya Serahkan Pilot Susi Air
    Next Article Pangi Ungkap Alasan Dasco Bisa Jadi Pimpinan DPR Terpopuler
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.