Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»500 TKA Cina Akan Masuk Sulteng, Neta IPW: Kebijakan Jokowi Ngawur
    News

    500 TKA Cina Akan Masuk Sulteng, Neta IPW: Kebijakan Jokowi Ngawur

    April 29, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    500 TKA Cina Akan Masuk Sulteng, Neta IPW: Kebijakan Jokowi Ngawur

    Neta S Pane

    Jakarta, Jurnas.com – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengecam keras kebijakan pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin yang membiarkan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina masuk ke Indonesia, di tengah pandemi Covid-19 yang semakin meluas.

    “Sikap pemerintah Jokowi dalam mengatasi pademi Covid-19 makin aneh, ngawur, diskriminatif, dan membingungkan,” ujar Neta dalam keterangan tertulis diterima jurnas.com, Rabu (29/4/2020).

    Neta menyebut pemerintah tak jelas. Di satu sisi bangsanya sendiri dilarang mudik, di sisi lain 500 TKA Cina sudah diijinkan akan masuk ke Sulawesi Tengah.

    “Kami (IPW) melihat sikap ngawur pemerintah ini bisa memicu konflik di masyarakat,” tegasnya.

    Selain itu, jelas Neta, IPW juga melihat sikap ngawur Presiden Jokowi, yang berkali kali membagi bagikan beras di jalanan, hingga menimbulkan kerumunan massa tanpa ditegur ataupun dibubarkan polisi.

    Padahal, lanjut Neta, jika masyarakat yang melakukan hal itu, maka polisi dengan cepat membubarkannya. Panitianya pun akan langsung mendapat teguran dan diminta meneken surat pernyataan agar tak mengulangi kegiatan serupa.

    “Seharusnya Polri juga menegur Jokowi dan meminta mantan Walikota Solo itu membuat surat pernyataan agar tidak mengulang kegiatan serupa,” tukas Neta.

    Sayangnya, hal itu tidak dilakukan polisi dan polisi cuma beraninya pada rakyat kecil. Di sisi lain Jokowi sebagai presiden tidak memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

    “Sebagai presiden, Jokowi cuma bisa meminta agar rakyat menjaga jarak dan tidak melakukan kegiatan yang bisa mengumpulkan massa. Tapi dia sendiri melanggar apa yang diucapkannya,” ungkap Neta.

    Neta juga menyebut kebijakan Jokowi juga melarang masyarakat mudik, dimana Polri dikerahkan untuk menghalau pemudik dan menyuruhnya kembali ke Jakarta sebagai tempat asalnya. Anehnya, ungkap Neta, pemerintahan Jokowi mengijinkan TKA Cina datang ke Sultra.

    “Rencana kedatangan 500 TKA Cina di saat pademi Corona ini diungkapkan Gubernur Ali Mazi pada 27 April kemarin. IPW akan melihat apakah Polri berani menghalau TKA Cina itu, seperti Polri menghalau bangsanya yang hendak mudik?” jelas Neta.

    Jika Polri tidak berani menghalaunya, Neta menyarankan agar rakyat Sultra melakukan pagar betis untuk menghalau para TKA Cina itu, dan memintanya untuk kembali ke negaranya.

    “Rakyat Sultra perlu mencontoh cara polisi menghalau pemudik di jalan tol. IPW melihat sikap ngawur pemerintah di tengah pademi Covid 19 ini bisa menimbulkan masalah baru,” katanya.

    Neta juga meminta DPR menegur Jokowi agar tidak lagi membagi bagi beras di jalanan. DPR juga perlu memanggil Menaker untuk mencari tahu siapa yang menjadi biang kerok atas rencana kedatangan 500 TKA Cina itu.

    “DPR harus meminta Menaker membatalkan kedatangan mereka. Sikap ngawur pemerintah ini sangat memprihatinkan. Selain bisa membuat pademi Covid 19 di Indonesia kian meluas, sikap ngawur itu juga bisa menimbulkan konflik baru di masyarakat,” tuntas Neta S Pane, Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW).

    TAGS : TKA Cina Neta S Pane Mudik Covid-19

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/71413/500-TKA-Cina-Akan-Masuk-Sulteng-Neta-IPW-Kebijakan-Jokowi-Ngawur/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleQatar Bantu Iran Perangi Covid-19
    Next Article Komisi III DPR: KPK Dalam Senyap dan Diam Harus Berikan Efek Kejut
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.