Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»8.025 Orang Meninggal Akibat Covid-19, Di Lapangan Bisa 3-4 Kali Lipat
    News

    8.025 Orang Meninggal Akibat Covid-19, Di Lapangan Bisa 3-4 Kali Lipat

    September 6, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    8.025 Orang Meninggal Akibat Covid-19, Di Lapangan Bisa 3-4 Kali Lipat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sudah 8.025 orang meninggal dunia di tanah air akibat terinfeksi virus Korona. Terbaru, Minggu (6/9), ada tambahan 85 jiwa yang meninggal dalam sehari. Jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan berbagai negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia ‘juara’ dalam kasus kematian.

    Kelompok yang paling rentan meninggal karena Covid-19 adalah mereka yang lansia dan menderita penyakit sebelumnya atau komorbid. Mirisnya lagi, jumlah kasus di Indonesia terus bertambah dengan ruang ICU semakin kritis dan lokasi pemakaman semakin penuh.

    Juru Bicara KawalCOVID19 Miki Salman mengatakan, Fatality Rate Indonesia yang tertinggi di Asia Tenggara. Dan saingan terdekat Indonesia untuk fatality rate yaitu Filipina sesuai sumber Organisasu Kesehatan Dunia (WHO).

    “Berdasarkan angka resmi saja Filipina yakni 3,688/227.403 (kasus positif), Indonesia yakni 7,750/184,268 (kasus positif) per 3 September,” katanya kepada JawaPos.com baru-baru ini.

    Angka CFR atau Case Fatality Rate untuk Filipina yakni 1,62 dan Indonesia 4,2. Itupun adalah angka kematian yang tercatat atau terkonfirmasi positif Covid-19.

    “Absolut jelas paling tinggi, dan itu baru ‘kasus kematian terkonfirmasi’,” katanya.

    Dan Miki menjelaskan angka sesungguhnya di lapangan bisa lebih tinggi. Menurut perkiraan bisa 3-4 kali lipat.

    “Diperkirakan 3-4 kali lipat berdasarkan data RS Online,” tuturnya.

    Sebab sejumlah pasien yang meninggal dunia masih menanti status mereka apakah positif atau tidak. Atau hasil spesimennya belum selesai diperiksa tetapi sudah lebih dulu meninggal dunia.

    Saksikan video menarik berikut ini:

     

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKendalikan Hama Tikus, Disbud Rencana Gelar ‘Ngaben Tikus’
    Next Article Dongkrak Bisnis di Masa Pandemi, UMKM Didorong Manfaatkan “Platform Digital”
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang
    • Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.