Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ribuan Buruh Geruduk Istana, Tolak 9 Isu dalam Perppu Ciptaker
    News

    Ribuan Buruh Geruduk Istana, Tolak 9 Isu dalam Perppu Ciptaker

    January 14, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ribuan Buruh Geruduk Istana, Tolak 9 Isu dalam Perppu Ciptaker 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sebanyak 7000 massa dari berbagai elemen buruh, menggeruduk Istana Negara untuk menyatakan penolakannya terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja. Dalam demonstrasi itu, Presiden Konfrederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan, bahwa Perppu itu akan sangat merugikan buruh.

    “Penolakan ini didasari setelah mempelajari isi perppu, sangat merugikan kepentingan kaum buruh, petani, nelayan, miskin kota, kaum guru dan tenaga honorer, pekerja rumah tangga dan juga kelas pekerja lainnya,” ujar Said kepada wartawan di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (14/1).

    Iqbal menyoroti ada 9 isu penting dalam Perppu Cipta Kerja yang dianggap akan sangat merugikan kaum buruh, yaitu tentang upah minimum, tentang outsourcing, karyawan kontrak, pesangon, PHK, pengaturan jam kerja, pengaturan cuti, tenaga kerja asing, hingga penghapusan sanksi pidana yang dihapuskan untuk perusahaan.

    “Sikap Partai Buruh terhadap Perppu No 2 tahun 2022 meminta kepada bapak presiden dan DPR RI untuk kembali kepada isi undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 (Tentang Ketenagakerjaan),” tegasnya.

    Dalam UU Ketenagakerjaan itu, kata Iqbal, perlindungan terhadap buruh sudah cukup baik daripada dengan Perppu Ciptaker. Ia mencontohkan pada bagian upah minimum, Dalam Perppu Cipta kerja, penentuan upah minimum hanya didasarkan pada inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks harga tertentu.

    “Di seluruh dunia tidak ada upah minimun itu pakai indeks-indeks tertentu karena ukuran indeks tertentu sulit untuk mengukur secara metode ilmiah,” jelasnya.

    “Yang ada dua ukuran, satu, menggunakan makro ekonomi, berarti inflasi plus pertumbuhan ekonomi. Itulah yang diminta oleh partai buruh dan konstituennya agar penghitungan upah minimum menggunakan standar internasional inflasi plus pertumbuhan ekonomi,” tegas Iqbal.

    Lebih jauh lagi, ia meminta agar penentuan upah minimum juga didasarkan pada standar kebutuhan hidup layak di daerah tersebut.

    Editor : Kuswandi

    Reporter : Tazkia Royyan Hikmatiar


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSurprise! Pegadaian Punya Kado Awal Tahun Untuk Nasabah
    Next Article Adipati Dolken Beri Julukan kepada Sara Fajira Sebagai Ratu Horor
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.