Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Puluhan Negara Tandatangani Seruan Penggunaan AI di Militer, Salah Satunya Indonesia
    International

    Puluhan Negara Tandatangani Seruan Penggunaan AI di Militer, Salah Satunya Indonesia

    February 17, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Puluhan Negara Tandatangani Seruan Penggunaan AI di Militer, Salah Satunya Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Puluhan Negara Tandatangani Seruan Penggunaan AI di Militer, Salah Satunya Indonesia 2
    Puluhan negara menandatangani aksi seruan penggunaan AI di bidang militer secara bertanggung jawab dalam Konferensi REAIM 2023 di Den Haag, Belanda. (BP/Antara)

    DEN HAAG, BALIPOST.com – Sebanyak 61 negara menandatangani sebuah Seruan Aksi untuk pengembangan dan penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI) yang bertanggung jawab di bidang militer. Indonesia merupakan salah satu dari puluhan negara itu.

    Selain Indonesia, dikutip dari Kantor Berita Antara, China dan Amerika Serikat juga masuk diantara negara-negara yang menandatangani seruan tersebut. Kedua negara memiliki industri kecerdasan buatan dalam militer yang paling maju.

    “Inilah waktunya untuk membentuk masa depan kita,” kata Menteri Luar Negeri Belanda Wopke Hoekstra dalam sesi penutupan konferensi REAIM 2023 di Den Haag, Kamis waktu setempat.

    REAIM 2023 adalah platform bagi semua pemangku kepentingan untuk membahas peluang, tantangan, dan risiko utama yang terkait dengan penggunaan kecerdasan buatan di dunia militer. Menurut Wopke, penanganan untuk kecerdasan buatan mungkin tidak akan sama dengan jenis senjata lain karena memiliki sisi baik dan buruk.

    “Seruan saya untuk Anda semua sederhana. Mari bersama-sama kita membuka jalan (untuk pengembangan AI yang bertanggungjawab),” kata Wopke.

    Dalam Seruan Aksi tersebut, negara-negara diajak untuk mengembangkan kerangka nasional, strategi dan prinsip-prinsip AI yang bertanggungjawab di bidang militer.

    Negara juga perlu meningkatkan pemahaman mengenai AI dalam militer melalui riset, pelatihan, dan peningkatan kapasitas, serta melibatkan sektor swasta, masyarakat sipil serta akademisi untuk mempromosikan pengembangan AI yang bertanggung jawab di ranah militer.

    Pengembangan teknologi di bidang kecerdasan buatan pada umumnya dapat dilihat di sektor sipil. Oleh karenanya pengembangan AI di sektor militer menjadi tantangan bagi semua pemangku kepentingan terkait.

    “Kami berkomitmen untuk melanjutkan dialog global terkait kecerdasan buatan yang bertanggung jawab di bidang militer serta mengajak para pihak untuk mengambil tanggung jawab dalam berkontribusi untuk keamanan dan stabilitas internasional sesuai dengan hukum internasional,” demikian isi Seruan Aksi tersebut.

    Salah satu kekhawatiran terkait pemanfaatan AI di militer adalah pengembangan sistem persenjataan otonom yang tidak lagi melibatkan manusia.

    Pemerintah Belanda menggelar konferensi tentang penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang bertanggung jawab di sektor militer (REAIM 2023) di Den Haag.

    Konferensi yang dilaksanakan pada 15-16 Februari itu diikuti oleh peserta dari 70 negara. Ajang itu merupakan yang pertama digelar oleh Belanda dan diharapkan bisa menjadi ajang tahunan.

    Untuk penyelenggaraan konferensi pertama ini, Belanda menggandeng Korea Selatan sebagai co-host.

    Konferensi serupa akan kembali digelar tahun depan dengan Korea Selatan sebagai tuan rumah. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Suap Penanganan Perkara MA
    Next Article Erick Thohir dan Bos BI Bahas Bunga Pinjaman 0 Persen bagi Ultra Mikro
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.