Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Desa Batur Utara Kembangkan Alpukat Hass, Super Food Seharga Rp250 Ribu Per Kilo
    Ekonomi

    Desa Batur Utara Kembangkan Alpukat Hass, Super Food Seharga Rp250 Ribu Per Kilo

    March 6, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Desa Batur Utara Kembangkan Alpukat Hass, Super Food Seharga Rp250 Ribu Per Kilo 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Desa Batur Utara Kembangkan Alpukat Hass, Super Food Seharga Rp250 Ribu Per Kilo 2
    Desa Batur Utara mengembangkan Alpukat Hass. (BP/Istimewa)

    BANGLI, BALIPOST.com – Desa Batur Utara berupaya menggali potensi untuk menambah pendapatan asli desa, salah satunya dengan mengembangkan kebun alpukat. Adapun alpukat yang dikembangkan berjenis Alpukat Hass.

    Perbekel Desa Batur Utara I Wayan Tinggal mengungkapkan pengembangan alpukat mulai dilakukan beberapa tahun terakhir lewat badan usaha milik desa (BUMDes). Pengembangan alpukat dilatarbelakangi adanya keinginan desa untuk mendulang pendapatan asli desa, sehingga tidak hanya bergantung pada bantuan dana dari pemerintah.

    Untuk saat ini pengembangan Alpukat Hass sudah dilakukan Bumdes Desa Batur Utara di beberapa lokasi yang tersebar di tiga kabupaten yakni di Kintamani Bangli, Karangasem dan Badung. “Baru 1-3 pohon yang sudah berbuah. Mulai tahun depan baru menghasilkan,” ujarnya.

    Dikatakan bahwa alpukat yang ditanam tergolong super food. Harganya beda dengan alpukat jenis biasa mencapai Rp 250 ribu per kilogram di pasar swalayan. “Target pasarnya memang khusus swalayan,” ujarnya.

    Untuk kelancaran pemasarannya, Tinggal mengatakan pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan beberapa perusahaan. Pengembangan alpukat ini dimulai sejak 2021.

    Tinggal menjelaskan ada dua pola yang diterapkan. Pola pertama, yakni sewa pohon. Pola itu perpaduan antara nyakap dan ngontrak. Dalam pola tersebut Bumdes memanfaatkan lahan milik warga dan membayar sewa sejumlah pohon yang ditanam. Pembayaran sewa tidak dilakukan di awal, melainkan setelah pohon mulai menghasilkan. “Misalnya dari satu hektar lahan, ditanami 400 pohon alpukat. Bumdes bayar sewa per pohon yang ditanam. Pembayarannya mulai dari tahun ke empat sampai batas akhir tahun kontrak,” ungkapnya.

    Pemilik hanya menyediakan lahannya saja. Pengelolaan lahan dilakukan BUMDes. Dengan pola ini, BUMDes tidak harus mengeluarkan biaya besar di awal. “Kalau dengan ngontrak di awal kita dimintai uang sejumlah kesepakatan. Kalau dengan sewa pohon, kita baru mulai bayar sewa di tahun ke empat, setelah menghasilkan. Nanti kalau sudah berakhir masa kontrak, semua tanaman di lahan itu menjadi milik pemilik lahan,” terangnya.

    Sementara pola kedua yang mulai diterapkan tahun ini, dilakukan dengan kerjasama. Jelas Tinggal, secara umum terdapat lima komponen pokok dalam pertanian. Yakni lahan, bibit, saprodi, tenaga kerja, dan pemasaran.

    Dalam pola kedua ini, bumdes hanya menyediakan bibit. Sementara untuk lahan, saprodi, tenaga kerja, dan pemasaran disediakan oleh beberapa pihak yang diajak bekerjasama. “Jadi kalau pemilik lahan hanya mampu menyediakan lahan, tidak mengerjakan, nanti kalau berhasil hanya dapat 30 persen. Demikian juga siapa yang menanam memelihara dan menanggung biaya tenaga kerjanya, dihitung dapat 15 persen. Yang mampu menyediakan pupuk, obat dan sarana lainnya dihargai 20 persen. Demikian juga yang memasarkan,” bebernya.

    Dengan dua pola tersebut, dikatakan ada banyak warga pemilik lahan yang tertarik melakukan kerja aama. (Dayu Swasrina/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHian Tjen Bawa DNA Drapery dalam Cincin Kawin
    Next Article Usai Bertemu Indra Bekti, Aldilla Jelita Tetap Ingin Cerai
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.