Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kemenkes Dorong Penerapan Cukai Pada Produk Mengandung GGL
    News

    Kemenkes Dorong Penerapan Cukai Pada Produk Mengandung GGL

    March 6, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kemenkes Dorong Penerapan Cukai Pada Produk Mengandung GGL 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kemenkes Dorong Penerapan Cukai Pada Produk Mengandung GGL 2
    Tangkapan layar – Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Maxi Rein Rondonuwu, dalam Konferensi Pers Peringatan Hari Obesitas Sedunia 2023 yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Senin (6/3/2023). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Untuk menekan prevalensi kasus obesitas, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong tindakan preventif berupa penerapan cukai pada produk mengandung Gula, Garam, dan Lemak, (GGL) hingga penerapan pola hidup sehat.

    “Lebih bagus usulan kami ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu), agar produk GGL masuk ke dalam cukai. Itu sangat efektif,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu, dalam konferensi pers Peringatan Hari Obesitas Sedunia 2023, dikutip dari kantor berita Antara, Senin (6/3)

    Ketentuan tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, serta ditindaklanjuti Permenkes Nomor 30 Tahun 2013 yang mengatur terkait kandungan gula, garam, dan lemak, pada produk makanan olahan dan siap saji.

    Asupan gula, garam, dan lemak, sesuai dengan rekomendasi maksimum yaitu gula sebanyak 50 gram per hari (4 sdm), garam sebanyak 2 gram (sdt), dan lemak sebanyak 67 gram (5 sdm).

    Sementara sebanyak 61,27 persen penduduk usia 3 tahun ke atas di Indonesia mengonsumsi minuman manis lebih dari satu kali per hari dan 30,22 persen orang mengonsumsi minuman manis sebanyak 1- 6 kali per minggu. Sementara hanya 8,51 persen orang mengonsumsi minuman manis kurang dari 3 kali per bulan (Riskesdas, 2018).

    Maxi melaporkan kasus obesitas di Indonesia meningkat signifikan dalam kurun 2007 hingga 2018 dari 10,5 persen menjadi 21,8 persen.

    “Obesitas menjadi faktor risiko terhadap penyakit tidak menular, seperti diabetes, jantung, kanker, hipertensi, penyakit metabolik, dan nonmetabolik,” katanya.

    Obesitas juga menyumbang penyebab kematian tertinggi pada penyakit kardiovaskuler, penyakit ginjal, dan diabetes.

    Maxi mengatakan New York dan Meksiko merupakan kota di dunia yang terbilang berhasil dalam mengendalikan GGL.

    Di Indonesia, kata Maxi, aturan serupa tersebut telah diterbitkan, tapi masih memerlukan upaya penguatan peran pengawasan di masyarakat, yang kini ada di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). “Kami ada pertemuan dengan BPOM setiap bulan terkait implementasi Permenkes ini, karena pengawasan ada di BPOM terkait standar gula, garam, dan lemak, yang perlu dipatuhi,” ujarnya.

    Upaya preventif lainnya yang juga penting adalah penerapan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di seluruh lapisan masyarakat.

    “Di Singapura, kalau anak sudah gemuk, biasanya disuruh lari tiap hari sebelum belajar. Itu upaya preventif. Kami berharap itu jadi pola hidup Germas,” katanya.

    Selain itu Kemenkes juga mendorong daerah untuk menyiapkan kawasan tanpa rokok dan mengimplementasikan pola makanan dan energi seimbang, serta aktivitas fisik.

    Hari Obesitas Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Maret untuk mengingatkan dunia terhadap dampak dan bahaya obesitas dan pentingnya upaya pengendalian.

    Tema global tahun ini adalah “Changing perspectives – Let’s Talk About Obesity.” Sedangkan di Indonesia mengangkat tema “Kenali, Cegah, Atasi Obesitas Untuk hidup Lebih Sehat dan Produktif.” (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePemulihan Tiongkok Bawa Angin Segar ke IHSG Tahun ini
    Next Article Kejagung akan Ungkap Kasus Baru di BUMN, “Clue”-nya Bidang Keuangan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.