Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»HSBC Beri ‘Pinjaman Hijau’ GTF USD 14,9 Juta ke SPS
    Ekonomi

    HSBC Beri ‘Pinjaman Hijau’ GTF USD 14,9 Juta ke SPS

    March 16, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    HSBC Beri 'Pinjaman Hijau' GTF USD 14,9 Juta ke SPS 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Dukungan pembiayaan ekonomi hijau makin besar. PT Bank HSBC Indonesia kembali memperkuat portofolio pembiayaan hijau dengan salah satu mitranya, PT Sun Paper Source (SPS).

    Presiden Direktur HSBC Indonesia Francois de Maricourt menyatakan, hari ini pihaknya meresmikan pemberian fasilitas kredit perdagangan hijau (green trade financing/GTF) USD 14,9 juta kepada SPS. Produsen kertas tisu itu memperbesar kredit hijau yang semula mencapai USD 7,5 triliun pada kontrak pertama.

    “Ini adalah salah satu tonggak capaian kami dalam mendukung ekonomi hijau, baik secara global maupun nasional,” paparnya dalam acara penandatanganan GTF di Surabaya Selasa (14/3).

    Dia menjelaskan, industri semakin sadar pentingnya aspek ekonomi hijau dalam beroperasi. Terutama perusahaan yang berorientasi ekspor.

    Banyak mitra dagang yang mulai mensyaratkan pemenuhan standar lingkungan. Karena itulah, banyak pelaku usaha tanah air yang berupaya mengubah portofolio pembiayaan menjadi hijau.

    Managing Director dan Head of Wholesale Banking HSBC Indonesia Riko Tasmaya menyebutkan, saat ini kontribusi, baik GTF maupun sustainability-linked loans, sudah mencapai 10 persen dari total kredit yang disalurkan. Hal itu tumbuh jauh jika dibandingkan saat memulai pembiayaan hijau 2018.

    “Tapi, potensinya tak hanya berhenti di 10 persen. Saat ini sudah banyak klien kami yang berencana mengubah portofolio mereka menjadi pembiayaan hijau,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Sun Paper Source Ventje Hermanto menyatakan, pembiayaan yang didapatkan memberikan banyak manfaat. Selain memperbaiki cost of fund karena insentif yang diterima, SPS bisa memenuhi standar ekonomi hijau yang diminta klien.

    Sebagai perusahaan tisu terkemuka di Asia Tenggara, anak usaha SPS Corporation itu mengekspor 80 persen produknya. Tujuan pasar mencapai 80 negara. Pihaknya harus menaati standar hijau.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAndien Aisyah, Hamil Muda Syuting di Bantar Gebang
    Next Article Menkeu Sebut Surplus APBN Enam Kali Lipat Banding Februari Tahun Lalu
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.