Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Workshop Nasional Program Tekad, Wagub Cok Ace Perkenalkan Ekonomi Kerthi Bali
    Ekonomi

    Workshop Nasional Program Tekad, Wagub Cok Ace Perkenalkan Ekonomi Kerthi Bali

    April 12, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Workshop Nasional Program Tekad, Wagub Cok Ace Perkenalkan Ekonomi Kerthi Bali 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Workshop Nasional Program Tekad, Wagub Cok Ace Perkenalkan Ekonomi Kerthi Bali 2
    Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) memperkenalkan Konsep Ekonomi Kerthi Bali pada Workshop Nasional Program TEKAD di Ballroom Hotel Trans Resort Bali, Rabu (12/4). (BP/Ist)

    MANGUPURA, BALIPOST.com – Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) memperkenalkan Konsep Ekonomi Kerthi Bali di hadapan peserta Workshop Nasional Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad) yang berlangsung di Ballroom Hotel Trans Resort Bali, Rabu (12/4). Pembukaan workshop ditandai dengan pemukulan Jimbe oleh Mendes PDTT, Wagub Cok Ace serta perwakilan dari daerah sasaran program Tekad.

    Wagub Cok Ace, menerangkan Konsep Ekonomi Kerthi Bali ini diluncurkan untuk memperkuat struktur fundamental perekonomian Bali. Konsep ini lahir dari proses evaluasi terhadap perekonomian Pulau Dewata yang terpuruk saat menghadapi pandemi Covid-19. Disebutkan, dua tahun dunia dilanda pandemi, Bali mengalami dampak paling parah hingga jatuh pada posisi terendah. Itu karena perekonomian Bali didominasi oleh sektor tersier, yaitu pariwisata yang sangat rentan terhadap isu lokal, regional dan internasional. Belajar dari pengalaman itu, Pemprov Bali meluncurkan Konsep Ekonomi Kerthi Bali.

    Lebih jauh Guru Besar ISI Denpasar ini menjelaskan, konsep Ekonomi Kerthi Bali bertujuan mewujudkan kemandirian Bali di bidang ekonomi. “Dengan konsep ini, kita ingin mewujudkan Bali yang berdikari di sektor ekonomi dan mampu mendorong percepatan pembangunan sesuai Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujarnya.

    Masih dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa dengan konsep ini, desa-desa di Bali telah memiliki payung hukum dalam pengelolaan potensi dan sumber daya yang dimiliki melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, desa dapat menciptakan sumber pendapatan baru untuk mewujudkan ekonomi Bali yang harmoni dengan alam, hijau, ramah lingkungan, menjaga kearifan lokal, berbasis sumber daya lokal, berkualitas, bernilai tambah dan berdaya saing, tangguh serta berkelanjutan. Mencermati dari tujuan tersebut, ia menilai Konsep Ekonomi Kerthi Bali sangat sejalan dengan program TEKAD yang diluncurkan pemerintah pusat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

    Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace juga menyampaikan terima kasih karena Bali dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan ini. Ia berharap, pertemuan ini mampu menghasilkan hal-hal positif untuk mendorong optimalisasi program TEKAD.

    Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar berharap program ini berhasil maksimal, khususnya bagi masyarakat di daerah sasaran. Mendes PDTT menambahkan, TEKAD merupakan program luncuran pemerintah yang bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemanfaatan dana desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas SDM.

    Bekerja sama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) Indonesia, program ini dirancang khusus untuk percepatan pencapaian tujuan-tujuan SDGs Desa khususnya di desa-desa sasaran program TEKAD. Tahun ini, program TEKAD menyasar desa-desa di 5 provinsi, yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Masih dalam rangkaian pembukaan workshop, Country Director IFAD, Hani Elsadani Salem menyinggung posisi strategis program TEKAD. Menurutnya, ini merupakan program penting, bukan hanya bagi Indonesia namun juga untuk IFAD. Oleh karena itu, ia mendukung penuh pola kemitraan dalam menyukseskan program yang bertujuan memberdayakan masyarakat di wilayah sasaran. Salah satu yang menjadi penekanan pada program ini adalah upaya mengurangi kesenjangan antar wilayah di Indonesia. (Adv/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePasar mobil China catat peningkatan laju pertumbuhan pada Maret 2023
    Next Article Bulog Impor 18 Ribu Ton Daging Kerbau
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.