Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Imbas Munculnya Kasus Meningitis, Harga Babi Turun
    Ekonomi

    Imbas Munculnya Kasus Meningitis, Harga Babi Turun

    April 26, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Imbas Munculnya Kasus Meningitis, Harga Babi Turun 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Imbas Munculnya Kasus Meningitis, Harga Babi Turun 2
    Beberapa ekor babi milik warga Bangli yang diternakkan di dalam kandang. (BP/dok)

    BANGLI, BALIPOST.com – Munculnya kasus suspek meningitis di Gianyar yang diduga akibat mengonsumsi daging babi, berimbas pada penjualan dan harga di tingkat peternak. Salah seorang peternak babi di Bangli, Sang Putu Adil menyebut sejak adanya berita mengenai kasus tersebut, harga dan permintaan babi mengalami penurunan.

    Bahkan ia mengatakan sudah seminggu ini harga babi mengalami penurunan. “Sejak semingguan ini turun,” ungkap Sang Adil, Selasa (25/4).

    Sebelumnya harga babi di tingkat peternak berkisar Rp 37-38 per kilogram. Sekarang hanya Rp 35-36 per kilogram. Meski turun, namun harga tersebut tak sampai membuat peternak merugi. “Kalau di bawah Rp 35 ribu per kg itu baru rugi,” terangnya.

    Ia mengatakan saat ini diperlukan adanya edukasi dari dinas terkait terhadap masyarakat tentang penyakit meningitis. Sehingga masyarakat tidak khawatir berlebih mengonsumsi daging babi.

    Menurutnya tidak semua daging babi menyebabkan penyakit meningitis. “Kedua perlu juga diedukasi agar masyarakat mengolah daging dengan benar sehingga aman untuk dikonsumsi. Dan hati-hati mengonsumsi lawar merah dan daging mentah kalau tidak benar-benar diketahui sumbernya,” terang Ketua Gabungan Usaha Peternakan Babi Indonesia (GUPBI) Kabupaten Bangli itu.

    Sebagai peternak, ia mengaku terus melakukan langkah antisipatif untuk mencegah ternak babinya terjangkit penyakit. Diantaranya dengan menjaga kebersihan kandang, memastikan pakan yang baik dan berkualitas serta melakukan biosecurity. “Sama seperti SOP untuk pencegahan ASF,” katanya.

    Menurutnya kandang yang tidak bersih sangat rentan menyebarkan penyakit pada ternak babi. “Kalau kandang bersih jarang ada babi kena penyakit,” terangnya.

    Sepengetahuannya, babi yang terkena penyakit penyebab meningitis biasanya akan mengalami gejala klinis seperti tidak bisa jalan. (Dayu Swasrina/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLibur Lebaran, Puluhan Ribu Kendaraan Lalui Tol Bali Mandara
    Next Article Menghemat Konsumsi BBM saat perjalanan jauh
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.