Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Survei Sebut Tokoh Ini Punya Elektabilitas Capres Tertinggi
    News

    Survei Sebut Tokoh Ini Punya Elektabilitas Capres Tertinggi

    April 28, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Survei Sebut Tokoh Ini Punya Elektabilitas Capres Tertinggi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Survei Sebut Tokoh Ini Punya Elektabilitas Capres Tertinggi 2
    Tangkapan layar rilis survei nasional Poltracking Indonesia, Jumat (28/4/2023). (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Poltracking Indonesia pada April 2023 melakukan survei terkait elektabilitas calon presiden yang akan maju pada pemilihan presiden (Pilpres) di 2024. Hasilnya, tokoh politik, Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi.

    Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR di Jakarta, dikutip dari Kantor Berita Antara, Jumat (28/4) mengatakan Prabowo Subianto memperoleh angka elektabilitas 30,1 persen. Raihan ini mengungguli Ganjar Pranowo yang meraih 28,3 persen dan Anies Baswedan 20,4 persen. “Nama lainnya di bawah 5 persen,” ujar Hanta.

    Poltracking Indonesia mencatat angka elektabilitas dari tokoh lainnya, seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 3,3 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 2,8 persen, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 2,8 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 1,7 persen, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar 1,6 persen, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 0,7 persen, dan Ketua DPR Puan Maharani 0,5 persen.

    Menurut Hanta, kondisi ini menegaskan bahwa peta elektoral capres kian sulit memunculkan nama baru di luar ketiga nama tersebut. Hal ini mengingat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menyisakan waktu kurang lebih sembilan bulan lagi.

    “Di luar tiga nama ini semakin sulit akan muncul capres potensial kuat mengingat pilpres tinggal sembilan bulan lagi, 14 Februari 2024. Lalu, dari sisi nama, kami lihat masih terlihat kompetitif, apalagi Prabowo dan Ganjar ini sangat tipis sekali selisihnya, tapi perlu diukur setelah efek deklarasi Ganjar Pranowo dan kami tahu dinamis ya,” tambahnya.

    Survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 9 hingga 15 April 2023 usai momentum batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dan sebelum deklarasi Ganjar Pranowo sebagai capres yang diusung PDI Perjuangan (PDIP).

    Survei ini melibatkan 1.220 responden terpilih pada Februari, Maret, dan April 2023 untuk dilakukan wawancara tatap muka langsung. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan margin of error + 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    Kemudian, sambung Hanta, dalam simulasi surat suara juga responden diajukan pertanyaan berupa “jika bapak/ibu/saudara saat ini datang ke TPS dan berada di dalam bilik suara, siapa kandidat yang akan dipilih sebagai presiden?”

    Sekitar 33 persen memilih Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo 31,1 persen dan Anies Baswedan 22,4 persen serta undecided voters yang tidak tahu atau tidak jawab 13,5 persen.

    “Artinya Prabowo dan Ganjar terpaut tipis bahkan di dalam rentang margin of error selisih hanya 1,9 persen. Sementara margin of error kami dalam survei ini 2,9 persen. Anies Baswedan terpaut melampaui margin of error, tapi tidak terlalu jauh dalam konteks pemilu masih berlangsung,” tutur dia.

    Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

    Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

    Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSering Unggah Foto dengan Barang Mewah, Menkumham: Dhawang Delvie Sudah Ditarik
    Next Article Pengamat nilai paparan suhu tinggi picu risiko kendaraan terbakar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.