Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»2024, Pertumbuhan Ekonomi Global Diproyeksi 2,8 Persen
    News

    2024, Pertumbuhan Ekonomi Global Diproyeksi 2,8 Persen

    June 5, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    2024, Pertumbuhan Ekonomi Global Diproyeksi 2,8 Persen 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    2024, Pertumbuhan Ekonomi Global Diproyeksi 2,8 Persen 2
    Gubernur BI Perry Warjiyo saat menyampaikan pemaparan dalam Raker DPR RI Komisi XI di Jakarta, Senin (5/6/2023). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pertumbuhan ekonomi global diproyeksi mampu mencapai 2,8 persen pada tahun 2024. “Kami perkirakan untuk tahun ini pertumbuhan ekonomi global bisa mencapai 2,7 persen, dan naik menjadi 2,8 persen tahun 2024, terutama pertumbuhan ekonomi global ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang yang diperkirakan akan lebih baik,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di Jakarta, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Senin (5/6).

    Perry menjelaskan di tengah gejolak perekonomian global, pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan masih akan tetap bertumbuh dengan disokong pertumbuhan perekonomian negara-negara berkembang seperti India dan ASEAN-5.

    India mengalami pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 5,8 persen pada 2023, dan diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan PDB hingga 6,2 persen pada 2024. Pertumbuhan tersebut disebabkan oleh faktor meningkatnya permintaan domestik yang cukup kuat di India.

    Begitu juga dengan negara-negara ASEAN-5 yang mencakup Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. PDB negara ASEAN-5 tumbuh 5,1 persen pada 2023, dan diprediksi terus mengalami pertumbuhan 5,5 persen pada 2024.

    Pertumbuhan yang sama juga terjadi pada raksasa ekonomi China sebesar 5,5 persen pada 2023, meskipun diprediksi mengalami penurunan 4,8 persen pada 2024.

    “Ekonomi China juga tumbuh lebih tinggi sejalan dengan pembukaan kembali ekonomi pascapandemi COVID-19 yang makin luas, dan dengannya, mendorong permintaan domestik di samping juga kenaikan ekspor mereka,” ujarnya.

    Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi negara maju justru diprediksi mengalami perlambatan dikarenakan ketatnya pasar tenaga kerja serta kondisi ketidakpastian pasar keuangan global dan penyelesaian debt ceilling AS yang tak kunjung usai.

    Hal itu mengacu pada perlambatan pertumbuhan PDB Amerika Serikat (AS) yang hanya tumbuh 0,9 persen. Angka tersebut lebih rendah apabila dibandingkan pertumbuhan pada 2022 yang tercatat 2,1 persen.

    Sama halnya dengan negara kawasan Eropa yang tercatat hanya mengalami pertumbuhan PDB 0,6 persen, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada 2022 sebesar 3,6 persen.

    Namun Perry menambahkan, PDB kedua negara maju tersebut akan terus membaik dengan perkiraan PDB AS tumbuh di level 0,9 persen dan kawasan Eropa tumbuh 1,2 persen pada 2024. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan RI di Jakarta.

    Pada kesempatan yang sama, Perry menjelaskan, optimisnya pertumbuhan perekonomian global tak bisa dilepaskan dari adanya faktor menurunnya inflasi secara keseluruhan, terutama pada negara-negara berkembang yang cenderung lebih cepat menurunkan tingkat inflasi.

    Sementara untuk negara maju, penurunan inflasi cenderung lebih lambat dikarenakan faktor ketatnya tenaga kerja. “Juga kalau kita lihat inflasi secara global, memang menurun terutama penurunan inflasi di negara berkembang yang lebih cepat, sementara penurunan inflasi di negara maju turunnya lebih lambat karena tentu faktor dari supply termasuk keketatan dari pasar tenaga kerja. Dan itu kenapa di negara termasuk AS itu ada kecenderungan bahwa suku bunga kebijakan moneternya akan tinggi dalam waktu yang lama atau yang sering kita sebut higher for longer,” pungkasnya. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDua Partai Ini Bahas Tawaran PDIP Usung Ganjar
    Next Article Kunjungan Wisman pada April Didominasi Negara Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.