Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Tesla bangun Stasiun Supercharging Tesla V4 di Prancis
    Automotive

    Tesla bangun Stasiun Supercharging Tesla V4 di Prancis

    July 10, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tesla bangun Stasiun Supercharging Tesla V4 di Prancis 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Pabrikan otomotif yang fokus dengan kendaraan listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla menghadirkan Stasiun Supercharging V4 kedua mereka di Eropa, tepatnya di Prancis.

    Hadirnya Stasiun Supercharging V4 diharapkan untuk bisa menopang segala kebutuhan para pengguna kendaraan listrik di Prancis, baik pengguna Tesla maupun non Tesla dapat menggunakannya.

    Inside Ev melaporkan bahwa lokasi baru, terletak di dekat hotel Ibis di Clermont-Ferrand di Prancis dan memiliki 12 kios individu termasuk satu tipe tarik untuk kendaraan yang lebih besar atau kendaraan dengan trailer.

    Stasiun Supercharging V4 berbeda dari V3 dalam banyak hal, dimulai dengan warna hitam dan putih (dibandingkan dengan V3 merah dan putih), bentuk yang lebih tinggi dan kabel pengisi daya yang terasa lebih panjang – sekitar 9,5-9,8 kaki (dihitung dari 2,9-3 meter).

    Baca juga: Mercedes-Benz mengadopsi pengisian daya baterai NACS dari Tesla

    Di Eropa, colokan Supercharging kompatibel dengan standar pengisian daya CCS Combo 2 (CCS2), yang biasanya digunakan oleh Tesla dan kendaraan listrik non-Tesla.

    Meski begitu, output daya yang dikeluarkan tampaknya memiliki kemiripan yakni 250 kilowatt per kios, tetapi ada potensi output yang jauh lebih tinggi di masa mendatang.

    Tesla menghadirkan Stasiun Spuercharging di Prancis, tampaknya bukan tanpa alasan. Penjualan Tesla di Prancis cukup memberikan catatan yang positif, di mana dalam jumlah kumulatif terdapat 100.000 unit. Sebanyak 50.000 unit pertama terjual dalam jangka waktu 13 tahun, sedangkan 50.000 unit kedua hanya dalam jangka waktu 16 bulan.

    Baca juga: Volkswagen berdiskusi dengan Tesla untuk adopsi Teknologi NACS

    Baca juga: Verge Motorcycles resmi adopsi standar pengisian NACS milik Tesla

    Pewarta: Chairul Rohman
    Editor: Siti Zulaikha
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFisker berjuang untuk bangkitkan produksi Ocean Ev
    Next Article Nissan produksi dua sedan listrik di Pabrik Mississippi mulai 2026
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.