Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sido Muncul dan Kemenkop UKM Komit Bantu Petani Herbal
    Ekonomi

    Sido Muncul dan Kemenkop UKM Komit Bantu Petani Herbal

    September 5, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sido Muncul dan Kemenkop UKM Komit Bantu Petani Herbal 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sido Muncul dan Kemenkop UKM Komit Bantu Petani Herbal 2
    Menkop UKM Teten Masduki (tengah) didamping Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat (kanan) saat kunjungan ke pabrik Sido Muncul di Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (8/8). (BP/Istimewa)

    SEMARANG, BALIPOST.com – PT. Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul, TBK bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) berkomitmen membantu para petani herbal dan UMKM di Indonesia. Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan Menkop UKM Teten Masduki ke pabrik Sido Muncul di Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (8/8).

    Tak hanya meninjau pabrik, Teten dan Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat juga secara simbolis memanen tanaman stevia yang kini sedang dikembangkan. Teten dan Irwan juga berdialog dengan para petani jamu dan mendengarkan cerita para pelaku UMKM.

    Irwan mengatakan, Sido Muncul berkomitmen membantu para petani rempah agar dapat mengembangkan produknya. Sido Muncul pun akan terjun langsung membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani rempah selama ini.

    Hal tersebut dilakukan sebab para petani dan UMKM juga punya andil yang besar sebagai supply chain bagi industri jamu Sido Muncul. “Kami berdua dapat ide, salah satu tujuan Pak Menteri ke Sido Muncul adalah bagaimana agar Sido Muncul dapat berpartisipasi membantu koperasi atau UKM. Satu, tentang proses produksi, kami kan punya fasilitas, kami akan mendampingi UMKM. Kedua kami juga akan membantu, kalau UMKM punya produk kami bantu teknisnya, nanti bisa dilakukan uji stabilitas di tempat kami dengan fasilitas kami. Ketiga kami punya laboratorium tanaman rempah Sido Muncul yang melakukan riset tanaman,” kata Irwan.

    Irwan menyebut, hasil riset itu nantinya akan dibagikan kepada petani atau UMKM agar bisa dikembangkan. Irwan ingin benih-benih rempah jamu berkualitas yang berhasil diciptakan juga bisa dinikmati oleh para petani.
    Irwan pun berharap, sinergi ini akan dapat membantu para petani dan UMKM agar lebih maju dan berdaulat. Nantinya Sido Muncul akan membagikan mesin-mesin packaging. Data-data terkait pun akan diberikan kepada Kemenkop UKM.

    “Saya rasa jika sinergi dilakukan akan lebih optimal hasilnya,” harap Irwan.

    Menkop UKM menjelaskan, nantinya kebutuhan bahan baku jamu Sido Muncul akan dipasok para petani yang ikut dibantu dalam program ini. Sebagai pemasok rempah Sido Muncul, para petani memiliki kelebihan yang akan membantu peningkatan produk. “Kami menindaklanjuti MoU dengan Sido Muncul beberapa waktu lalu. Pertama, kerja samanya bagaimana menjadi offtaker dari produk petani penghasil rempah yang sudah kami koperasikan,” jelas Teten.

    Jadi koperasi petani penghasil rempah menjadi supply chain jadi bagian dari rantai pasok di industri jamu Sido Muncul. Ini penting adanya offtaker karena ini akan memberikan kemudahan bagi perbankan untuk membiayai para petani kecil yang tergabung dalam cluster. “Jadi bisa dapat pembiayaan sampai Rp 500 juta per orang,” lanjutnya.

    Selain itu, pihaknya akan membantu para petani melalui koperasinya agar dapat memiliki mesin pengolahan. Mesin ini dibutuhkan untuk menjaga kualitas rempah jamu yang akan dihasilkan. “Nanti akan kita kombinasikan dengan pembiayaan untuk koperasinya. Supaya koperasinya bisa memiliki mesin pengolahan. Supaya kualitas rempah-rempah yang diproduksi petani itu bisa sesuai dengan standar Sido Muncul,” imbuh Teten.

    Di sisi lain, petani rempah kapulaga asal Kabupaten Banyumas, Sobirin Firdaus, juga mengucapkan terima kasih lantaran Sido Muncul mau membantu dan terjun langsung membimbing para petani kapulaga agar hasil tanam mereka baik dan berkualitas.

    “Jadi kami di desa budidaya tanaman kapulaga. Alhamdulillah dari tahun 2018 kita bersama dengan Sido Muncul, sekali kirim (setiap satu bulan) bisa 4-5 ton. Kita juga dibimbing, dibina, di-support supaya bisa produksi bahan jamu yang sesuai standar. Dulu sebelum dibina kami suka ditolak sekarang sudah enggak lagi,” kata Sobirin. (bns/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBATIC 2023 Diikuti Ratusan Perusahaan Global
    Next Article Tujuh Pj Ketua TP PKK Dilantik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.