Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Hyundai belum berencana sematkan teknologi Bluelink di IONIQ 6
    Automotive

    Hyundai belum berencana sematkan teknologi Bluelink di IONIQ 6

    October 6, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hyundai belum berencana sematkan teknologi Bluelink di IONIQ 6 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bali (ANTARA) – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) belum berencana menyematkan teknologi Hyundai Bluelink pada kendaraan listrik sedan electrified streamliner terbarunya IONIQ 6.

    “Untuk saat ini belum (rencana menyematkan Bluelink di IONIQ 6),” ujar Head of Marketing Department PT HMID Astrid Ariani Wijana, di Bali, Kamis (5/10) malam.

    Teknologi konektivitas yang membantu menambah fitur keamanan dan kenyamanan itu telah disematkan pada saudara-saudaranya seperti IONIQ 5, Creta, Stargazer, dan Palisade. Padahal, mobil-mobil tersebut memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan IONIQ 6 yang mencapai hampir Rp1,2 miliar.

    Ternyata, IONIQ 6 yang masih impor, belum diproduksi secara lokal menjadi alasannya.

    Setelah resmi dikenalkan pada GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus lalu, IONIQ 6 diboyong ke Tanah Air dalam bentuk completely built up (CBU) dari pabrik di Korea Selatan.

    Baca juga: Alasan IONIQ 5 versi sebelumnya tak bisa “upgrade” teknologi Bluelink

    Baca juga: Dukung fitur keselamatan, Hyundai Bluelink akan kerja sama dengan RS

    Artinya, mobil ini berbeda dengan IONIQ 5 yang diproduksi di Cikarang, Jawa Barat. Namun, bukan tidak mungkin ke depannya Hyundai bakal memproduksi IONIQ 6 di Indonesia jika nilai keekonomiannya sudah tercapai.

    “Karena IONIQ 5, Stargazer, Creta, memang kan diproduksinya di sini (Indonesia), jadi memang sangat memungkinkan untuk memasukkan Bluelink,” kata Astrid.

    Astrid menjelaskan, untuk menyematkan Bluelink pada kendaraan, pihak manufaktur harus memasang, hingga mengintegrasikan teknologinya yang disesuaikan khusus Indonesia, salah satunya seperti fitur navigasi.

    Sehingga akan lebih memungkinkan untuk dilakukan bila kendaraan tersebut diproduksi secara lokal.

    Meski belum berencana menambahkan fitur tersebut, Astrid menyebut, tidak menutup kemungkinan bagi IONIQ 6 untuk turut memiliki teknologi Bluelink pada waktu yang memungkinkan kelak.

    “Untuk saat ini belum, tapi tidak menutup kemungkinan juga,” kata dia.

    Hyundai Bluelink merupakan teknologi konektivitas yang memiliki lebih sekitar 60 fitur, dengan tujuan memudahkan pengendara dalam mengetahui segala informasi penting tentang kendaraan.

    Salah satu fitur andalannya termasuk menghubungkan dengan pusat panggilan Hyundai 7×24 jam secara otomatis jika terjadi keadaan darurat untuk mendatangkan bantuan segera ke lokasi pengendara, seperti ambulans, polisi, dan mobil derek.

    Bluelink juga memungkinkan pemilik kendaraan melacak rute dan lokasi mobil ketika dicuri.

    Selain fitur keamanan, Bluelink menambah segudang fitur untuk menunjang kenyamanan pemilik kendaraan Hyundai, yang seluruhnya dapat dikontrol hanya melalui aplikasi di ponsel.

    Beberapa fitur kenyamanan tersebut di antaranya, menyalakan dan mematikan mesin dari jauh, mencari lokasi mobil terparkir melalui maps, pengisian daya jarak jauh, dan masih banyak lagi.

    Baca juga: Manfaatkan insentif 2023, Hyundai genjot penjualan IONIQ 5

    Baca juga: Jelajahi Jakarta-Surabaya dengan IONIQ 5, berapa biaya isi dayanya?

    Baca juga: Mengenal fitur “regenerative braking” pada mobil listrik

    Pewarta: Pamela Sakina
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLawan Perubahan Iklim, BRI Targetkan Capai Net Zero Emission di 2050
    Next Article KTT AIS, Bandara Ngurah Rai Pastikan Layanan Berjalan Normal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.