Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»NETA sambut baik kelonggaran TKDN 40 persen untuk kendaraan listrik
    Automotive

    NETA sambut baik kelonggaran TKDN 40 persen untuk kendaraan listrik

    December 13, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    NETA sambut baik kelonggaran TKDN 40 persen untuk kendaraan listrik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Semarang, Jawa Tengah (ANTARA) – NETA Auto Indonesia menyambut baik aturan terbaru mengenai kelonggaran tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40 persen untuk kendaraan listrik yang tertuang pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023 tentang perubahan atas Perpres 55 Tahun 2019.

    Director of External Affairs and Product NETA Auto Indonesia Fajrul Ilhami menyambut baik peraturan tersebut dan menegaskan antusiasme Neta Indonesia dalam memanfaatkan insentif yang diberikan.

    “Pada dasarnya kita sangat antusias dengan adanya Perpres itu dan saat ini kita untuk bisa mendapatkan insentif itu kita coba gali kira-kira dari komposisi requirement yang sudah ada mana yang bisa kita jadikan target supaya kita bisa mencapai 40 persen dulu,” ujar Fajrul kepada ANTARA di Semarang, Jawa Tengah, Rabu.

    Baca juga: NETA serahkan perdana unit NETA V kepada konsumen

    Fajrul menjelaskan bahwa pihaknya berusaha mengoptimalkan komposisi persyaratan yang ada untuk mencapai target 40 persen TKDN secepatnya.

    Saat ini, kata dia, fokus utama NETA adalah pada perakitan baterai, yang dapat menyumbang sekitar 30 persen dari total TKDN. Mereka berupaya mempercepat TKDN ini dengan mencapai target pada mobil listrik yang akan dirakit tahun depan.

    Pihaknya berusaha meyakinkan pihak NETA Head Quarter di China bahwa pabrik di Indonesia siap untuk langsung merakit mobil secara utuh dengan TKDN 40 persen.

    Namun, kata dia, kendala terbesar saat ini adalah kesiapan dari pemasok terutama pada bagian baterai. NETA Auto Indonesia bekerja sama dengan mitra strategisnya untuk memastikan kesiapan dan dukungan dalam mencapai target ini.

    “Paling tidak minimal itu baterai packingnya bisa di Indonesia dan itu roughly kita hitung dapat 40-an (persen),” kata Fajrul.

    Dengan perubahan target TKDN mobil listrik yang diundur hingga tahun 2026, Fajrul melihat peluang untuk lebih cepat mencapai target 40 persen tersebut.

    Diketahui, Pemerintah membuat aturan terbaru tentang target capaian TKDN minimal 40 persen untuk kendaraan listrik yang tertuang pada Perpres Nomor 79 Tahun 2023 tentang perubahan atas Perpres 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

    Pada Pasal 8 aturan terbaru itu, TKDN minimal 40 persen untuk kendaraan roda empat dilonggarkan menjadi tahun 2026. Adapun pada aturan sebelumnya, TKDN minimal 40 persen untuk kendaraan roda empat harus dicapai sebelum tahun 2024.

    Baca juga: Suspensi NETA V diperbarui guna tingkatkan kenyamanan pengguna

    Baca juga: Setelah Wuling BinguoEV, kini NETA V ikut beri garansi seumur hidup

    Baca juga: Pabrik NETA Auto di Thailand Mulai Berproduksi

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasa Kontrak Habis 12 Desember, Pengerjaan Stadion IGKJ Belum Rampung
    Next Article Shell Helix Astra gelar “Kisah Klasik Satu Dekade” bersama Sheila on 7
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.