Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Dengan Omicron EG.5
    News

    Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Dengan Omicron EG.5

    December 15, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Dengan Omicron EG.5 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Dengan Omicron EG.5 2
    Ahli Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya Dr dr Windhu Purnomo, MS (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Kehadiran virus COVID-19 subvarian Omicron EG.5 di Indonesia tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat. Hal itu dikatakan ahli Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Windhu Purnomo.

    “Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena subvarian ini memiliki tingkat keparahan yang rendah,” kata dia saat dihubungi di Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (15/12).

    Ia menegaskan bahwa gejala yang muncul pada kasus Omicron EG.5 itu semakin ringan, bahkan sebagian besar tanpa gejala. “Meski ada peningkatan kasus, tapi tidak ada tekanan berlebihan pada fasilitas layanan kesehatan di rumah sakit. Ketersediaan ruang isolasi masih di bawah 60 persen, belum mencapai angka kritis seperti pada kasus sebelumnya,” katanya.

    Ia menjelaskan, saat ini fasilitas kesehatan, khususnya ruang inap untuk pasien COVID-19, telah mengalami penurunan penggunaan yang sebelumnya dialokasikan untuk pasien COVID-19 saat ini kembali digunakan untuk pasien biasa atau umum.

    “Saat ini, kita melihat bahwa rumah sakit telah mengembalikan ruang inap untuk pasien biasa. Omicron EG.5 memang hanya subvarian, namun transmisibilitasnya lebih tinggi daripada varian sebelumnya,” kata Windhu.

    Menurut dia, vaksinasi dan edukasi kepada masyarakat tentang virus tersebut masih penting.

    Ia mengatakan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta mematuhi protokol kesehatan harus menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten oleh masyarakat. “Vaksinasi dan penerapan PHBS harus terus ditingkatkan, tapi pembatasan perjalanan tidak lagi diperlukan,” katanya.

    Menurut dia, pemerintah juga harus terus melakukan monitoring rumah sakit untuk mempersiapkan mitigasi lebih lanjut.

    Meskipun situasi terkini menunjukkan peningkatan kasus COVID-19, kata dia, langkah-langkah tersebut dapat mengurangi dampak dan memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleWuling BinguoEV resmi diluncurkan, segini harganya
    Next Article APBN Alami Defisit Rp 35 Triliun Per 12 Desember 2023
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.