Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Usaha Pertanian di Bali Tumbuh Minus
    Ekonomi

    Usaha Pertanian di Bali Tumbuh Minus

    February 6, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Usaha Pertanian di Bali Tumbuh Minus 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Usaha Pertanian di Bali Tumbuh Minus 2
    Seorang petani menyusuri pematang sawah sambil mengamati lahan tanam di wilayah Renon, Denpasar. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pertanian di Bali hingga saat ini menemui sejumlah kendala. Tak heran pertumbuhan lapangan usaha pertanian sepanjang 2023 tumbuh minus (-0,59 persen).

    Kepala BPS Bali, Endang Retno Sri Subiyandani, Senin (5/2) mengatakan, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang merupakan salah satu kontributor utama perekonomian Bali mengalami kontraksi pertumbuhan sepanjang ctc, yaitu -0,59 persen. Utamanya pada produksi tanaman pangan dan perkebunan semusim. Padahal kontribusinya terhadap PDRB (pertumbuhan ekonomi Bali) mencapai 13,73 persen, tertinggi kedua setelah akmamin.

    Seperti diketahui, sejak September 2023, komoditas tanaman pangan yaitu beras mengalami peningkatan, dengan harga lebih tinggi dari HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan pemerintah.

    Kepala Desa Marga Dauh Puri, I Wayan Wiryanata belum lama ini mengatakan, pertanian di Marga khususnya kerap diganggu hama tikus. Selain hama dan penyakit tanaman, permasalahan sektor pertanian muncul dari aspek sosial ekonomi seperti penurunan subsidi pupuk, kelembagaan subak, serta kerusakan saluran irigasi.

    Ia menjelaskan saat ini pemerintah memangkas jatah pupuk subsidi hingga 52 %. Kondisi ini sangat tidak sebanding dengan harapan menjaga ketahanan pangan. Pupuk yang sangat minim disediakan berakibat menurunnya produktivitas lahan. “Saat ini petani hanya mendapatkan 1 Kg Pupuk Urea per are dan 0,7 Kg Pupuk NPK per are. Ini sangat minim dari kebutuhan petani,” tuturnya.

    Sementara, subak sebagai lembaga yang mewadahi petani saat ini posisinya sangat lemah. Sebelumnya, subak mendapat dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali sebesae Rp50 juta, namun sekarang hanya Rp10 juta. “Kondisi ini jelas melemahkan posisi subak,” tuturnya.

    Masalah lain, terkait distribusi air yang berubah, yang sebelumnya dengan sistem tektek namun saat ini bangunan temuku (pembagian air dengan sistem tektek) sudah dihapus. Kondisi ini menyebabkan kerusakan saluran irigasi, banyak saluran irigasi tergerus sehingga distribusi air irigasi tidak stabil.

    Dekan Fakultas Pertanian Unud Dr. IGN Alit Susanta Wirya, S.P., M.Agr. yang juga ahli penyakit tanaman tersebut menyatakan secara teknis untuk mengusir tikus petani dapat memanfaatkan burung hantu. Maka dari itu, tahun 2023 kemarin, FP Unud melepas tyto alba (burung hantu) untuk membantu petani mengatasi hama tikus.

    Ia menegaskan burung hantu sangat efektif mengatasi hama tikus. “Serangan hama tikus sudah menurun drastis sekarang, terbukti dampaknya kerusakan tanaman padi tidak separah hama tikus seperti beberapa tahun lalu,” tuturnya.

    Guru Besar FP Unud Prof. Dr. Ir. I Ketut Suamba, M.P., meyakini kendati subak ada kecendrungan dilemahkan namun subak akan tetap eksis. Perlu dilakukan rekayasa kelembagaan seperti membentuk koperasi tani menunjang kegiatan subak.

    Menurutnya, unit bisnis subak harus dibentuk agar subak memiliki pendapatan sehingga subak tidak tergantung pada bantuan pemerintah atau pihak ketiga. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePertumbuhan Ekonomi Bali Tidak Inklusif
    Next Article Tuai Kritikan Kumuh, Pemkab Badung Ambil Alih Pengelolaan Pantai Kuta
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.