Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Produksi dan penjualan mobil di Korea Selatan diperkirakan turun
    Automotive

    Produksi dan penjualan mobil di Korea Selatan diperkirakan turun

    March 14, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Produksi dan penjualan mobil di Korea Selatan diperkirakan turun 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Asosiasi industri otomotif memperkirakan produksi dan penjualan mobil di Korea Selatan pada 2024 menurun akibat penurunan ekonomi yang berkepanjangan dan lesunya permintaan.

    Menurut analisis Korea Automobile Manufacturers Association (KAMA) yang dikutip oleh Kantor Berita Yonhap pada Kamis (14/3), pada 2024 produksi mobil di Korea Selatan diperkirakan 4,22 juta unit sedangkan penjualannya diperkirakan 1,7 juta unit.

    Angka produksi dan penjualan mobil di negara itu pada 2024 turun berturut-turut 0,6 persen dan 2,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Baca juga: Ekspor mobil Korea Selatan naik hampir 25 persen pada Januari

    Baca juga: Industri EV di Korsel lesu, Tesla hanya berhasil jual satu mobil

    Menurut KAMA, angka penjualan mobil turun karena permintaan mobil baru berkurang di tengah tingkat suku bunga tinggi dan penurunan pendapatan yang dibelanjakan. Faktor pengurangan subsidi untuk kendaraan listrik juga berdampak pada penurunan permintaan mobil.

    KAMA memperkirakan kontraksi permintaan tersebut berkontribusi pada penurunan produksi kendaraan.

    Meski penjualan mobil domestik menurun, KAMA memperkirakan ekspor kendaraan naik 1,2 persen menjadi 2,8 juta unit, antara lain karena permintaan kendaraan listrik di Eropa dan Amerika Serikat naik.

    Ekspor kendaraan listrik ke Amerika Serikan menurut prediksi KAMA pada 2024 naik sekitar 2,3 persen menjadi senilai 72,5 miliar dolar AS berkat peningkatan permintaan kendaraan ramah lingkungan dan kendaraan rekreasi di luar negeri.

    Baca juga: Empat produsen mobil Korea akan tarik 69.000 kendaraan

    Baca juga: Mobil Jepang kian populer di Korea Selatan

    Pewarta: Natisha Andarningtyas
    Editor: Maryati
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHyundai-KIA tarik 170 ribu EV akibat kesalahan perangkat lunak
    Next Article Grup Volkswagen akan luncurkan 30 kendaraan pada 2024
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.