Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Lebih dari 1,8 Juta Anak Belum Imunisasi
    News

    Lebih dari 1,8 Juta Anak Belum Imunisasi

    March 18, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Lebih dari 1,8 Juta Anak Belum Imunisasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Lebih dari 1,8 Juta Anak Belum Imunisasi 2
    Dokter meneteskan vaksin polio jenis imunisasi novel Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2) kepada seorang siswa di SDN Sawah Besar 2, Semarang, Jawa Tengah, Senin (19/2/2024). (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Lebih dari 1,8 juta anak di Indonesia belum mendapatkan imunisasi, menurut data yang dikumpulkan pada 2018-2023. Hal itu dikatakan Direktur Pengelolaan Imunisasi, Kementerian Kesehatan, Prima Yosephine.

    Prima menyebut salah satu tantangan dalam imunisasi adalah pemerataan. Secara nasional, cakupan imunisasi sudah baik, dengan angka 89,45 persen tercatat pada capaian Imunisasi Anak Sekolah 2023.

    Akan tetapi, ujarnya, ketika dilihat per provinsi, ada yang masih rendah, dengan sejumlah daerah mencatat bahwa tiap tahunnya lebih dari 10 ribu anaknya belum mendapatkan imunisasi.

    “Lumayan banyak, ya, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Tengah. Ini yang mungkin perlu kita kejar, karena angka anak yang belum imunisasi masih tinggi,” ujar Prima dalam konferensi pers Pekan Imunisasi Sedunia yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan di Jakarta, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Senin (18/3).

    Menurut Prima, meski angka capaian nasionalnya tinggi, namun jika tidak dibuat merata, maka akan terjadi kejadian luar biasa (KLB) akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Sebagai contoh, ujarnya, sepanjang 2023, terdapat 94 KLB akibat campak.

    “Untuk difteri juga kita bisa lihat cukup banyak, 103 KLB sepanjang tahun 2023,” kata dia menambahkan.

    Prima menyebut, apabila cakupan imunisasi suatu wilayah rendah, maka risiko terjadi kejadian luar biasa (KLB) akan meningkat, dan hal itu dapat menghambat pembangunan.

    “Karena kalau KLB, kita akan fokus untuk menanganinya, dan ini biayanya berkali-kali lipat dibandingkan imunisasi rutin, yang sesungguhnya bisa jauh lebih murah dan mudah,” ujarnya.

    Oleh karena itu, ujarnya, Kementerian Kesehatan terus berupaya untuk meningkatkan imunisasi, seperti dengan memberikan edukasi tentang imunisasi melalui pendekatan sosio-kultural, pemberdayaan masyarakat dan keluarga, serta melibatkan pihak lain dalam upayanya, termasuk media, agar dapat mengedukasi publik.

    Selain itu, kata Prima, upaya lainnya memastikan suplai vaksin, menyelenggarakan imunisasi tambahan masal, meningkatkan kualitas tenaga kesehatan, serta melakukan imunisasi kejar bagi yang belum dapat.

    Kemenkes, katanya, selalu mengingatkan orang tua yang melewatkan imunisasi bagi anaknya saat masih bayi, mereka masih dapat memberikan imunisasi ketika anaknya di bawah dua tahun, atau tiga tahun, dengan harapan ketika sudah masuk sekolah, imunisasinya lengkap. Meski tidak ideal, katanya, setidaknya anak itu terlindungi.

    “Tidak ada kata terlambat untuk imunisasi. Jadi kalau begitu orang tua tahu, sadar, segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, untuk ditanyakan imunisasi apa yang masih bisa dikejar. Pasti ada,” kata Prima menambahkan. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSoal Perolehan Suara Pemilu, Dua Menteri Lapor ke Presiden Jokowi
    Next Article Opsi Penetapan Hasil Pemilu Pada 20 Maret 2024
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.