Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Renault Espace bisa kembali sebagai MPV listrik retro
    Automotive

    Renault Espace bisa kembali sebagai MPV listrik retro

    April 6, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Renault Espace bisa kembali sebagai MPV listrik retro 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta (ANTARA) – Renault sedang mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali MPV Espace, karena fleksibilitas platform mobil listrik memungkinkan eksplorasi dan peninjauan kembali gaya-gaya bodi yang berbeda.

    Espace saat ini merupakan versi tujuh kursi dari SUV hibrida Austral, tetapi dapat dipahami jika nama tersebut dapat digunakan kembali untuk kendaraan listrik pengangkut penumpang yang lebih sesuai dengan konsep dan desain aslinya yang diluncurkan pada 1984.

    Pemimpin global Renault untuk platform Ampr Medium Olivier Brosse mengatakan kepada Autocar bahwa kebangkitan kendaraan pengangkut penumpang adalah “sesuatu yang sedang dipertimbangkan” selagi Renault memperluas jajaran mobil listriknya ke segmen-segmen baru.

    “Secara teknis saya pikir ini mungkin terjadi, tetapi setelah itu kami harus mempertimbangkan apakah sebuah MPV dapat diterima oleh pelanggan Eropa,” kata Brosse seperti dilansir Autocar pada Jumat (5/4). ​​​​​​​

    Baca juga: Renault dan Volvo bekerja sama kembangkan van listrik

    MPV Espace listrik tujuh tempat duduk berdasar arsitektur Ampr Medium (sebelumnya dikenal sebagai CMF-EV) yang mendukung crossover listrik Mégane dan Scenic akan memberi Renault pesaing bagi kendaraan seperti Volkswagen ID Buzz dan Kia EV9.

    Kendaraan itu juga bisa menghadapi gelombang MPV listrik baru dari China seperti Maxus Mifa 7, Xpeng X9, dan Zeekr Mix.

    Namun, Brosse menyampaikan bahwa MPV listrik akan membawa beberapa tantangan teknis yang mendasar.

    “Saya pikir salah satu masalah teknis yang kami hadapi adalah setelah berat mobil melebihi 2,0-2,2 ton, dari sudut pandang teknis, mobil tersebut wajib digerakkan dari belakang,” kata Brosse. 

    Dia merujuk pada SUV Ariya dari Nissan sebagai contoh seberapa jauh platform Ampr Medium dapat mencapai bobot dalam bentuknya saat ini, dan mengatakan bahwa peningkatan di atas 2.000 kg akan mengakibatkan peralihan ke penggerak roda belakang atau penggerak empat roda.

    Baca juga: Renault investasi besar-besaran untuk delapan mobil baru

    Namun, Brosse juga berpendapat bahwa fleksibilitas arsitektur berarti kendala teknis tidak serta merta menjadi penghalang untuk memperluas portofolio Renault EV ke segmen-segmen baru.

    “Tidak ada kebijakan ketat di Renault,” katanya.

    “Platform mobil listrik memberikan sejumlah manfaat yang memungkinkan kami mengoptimalkan kemasan internal, dan dari sudut pandang desain, platform ini memberi Anda lebih banyak kebebasan,” ia menambahkan.​​​​​​​

    Espace baru dapat mengikuti jejak 5, 4, dan Twingo EV yang akan datang dalam mengambil inspirasi desain dari nama aslinya, yang ditentukan oleh siluet kotak, overhang pendek, serta kap mesin dan kaca depan yang dioptimalkan secara aerodinamis, fitur yang terinspirasi oleh kereta berkecepatan tinggi TGV Prancis.​​​​​​​

    Renault belum mengonfirmasi rencana untuk menghadirkan kembali model bersejarah lain selain ketiga mobil listrik kompaknya, tetapi bos desain Laurens van den Acker sebelumnya mengatakan kepada Autocar bahwa CEO Luca de Meo menganggap penemuan kembali desain klasik sangat menarik, menunjukkan bahwa lebih banyak lagi yang bisa kembali selagi perusahaan memperluas portofolio EV.

    “Saya pikir saat ini ketika ada begitu banyak ketidakamanan di dunia, di mana ada banyak awan gelap yang menggantung di kiri, kanan, dan tengah, untuk membuat beberapa mobil yang benar-benar berbicara tentang masa-masa indah dan masa-masa ketika merek tersebut masih hidup, dan membangkitkan semua emosi positif yang dimiliki orang-orang (adalah hal yang baik),” kata van den Acker.

    Baca juga: Menperin sebut Renault dan VinFast siap berinvestasi di Indonesia

    ​​​​​​​Baca juga: Nissan, Mitsubishi akan investasi di unit EV Renault, Ampere

    Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
    Editor: Maryati
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleStellantis kenalkan Leapmotor sebagai merek mobil listrik terjangkau
    Next Article Volvo EX40 baru dilego dengan harga mulai sekitar Rp922 juta
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.