Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Habis Mesra, Demokrat dan Gerindra Perang Dingin
    News

    Habis Mesra, Demokrat dan Gerindra Perang Dingin

    August 8, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Habis Mesra, Demokrat dan Gerindra Perang Dingin

    Ketum Partai Demokrat SBY, Ketum Gerindra Prabowo, dan AHY (Foto:ist)

    Jakarta – Belum genap sebulan dalam kemesraan untuk menjajaki koalisi, Partai Gerindra dan Partai Demokrat sedang dilanda perang dingin. Kedua elite partai tersebut saling serang pimpinan partai.

    Bermula, politikus Partai Demokrat Andi Arief menyebut, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai jenderal kardus. Dimana, Prabowo dinilai lebih mementingan mahar politik ketimbang kepentingan bangsa dan negara.



    “Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghatgai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus,” kata Andi, melalui akun twitternya di @AndiArief__, Rabu (8/8).

    Andi mengaku, sejak dulu ragu dengan gelegar suara Prabowo dengan mentalnya. “Sejak dulu saya ragu apakah gelegar suaranya sama dengan mentalnya. Dia bukan strong leader, dia chicken,” katanya.

    Baca juga :

    • Ini Maksud Andi Arief sebut Prabowo Jenderal Kardus
    • SBY Siap Sambut Prabowo
    • Prabowo Umumkan Cawapres Kamis Malam, Siapa?

    Tidak terima dengan pernyataan Andi Arief, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Pouyono geram dengan kicauan Andi yang menyebut Prabowo Subianto sebagai Jenderal Kardus.

    Lantas, Arief balik menyerang Andi dengan menyebut SBY sang Ketum Partai Demokrat yang kerap menerima mahar politik. Dia balik menyerang SBY.

    “Gini lho kalau Jenderal kardus itu Jenderal yang mimpin partai politik sering terima kardus. Kalau Prabowo itu Jenderal yang suka keluar duit,” kata Arief, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Rabu (8/8).

    Kata Arief, hal itu dapat dibuktikan ketika sejumlah kader Demokrat yang terseret kasus tindak kejahatan korupsi.

    “Contohnya kan banyak antek-anteknya Demokrat yang jadi kader-kadernya Demokrat yang jadi koruptor, berkardus kardus duit dirampok gitu sama kadernya dan dipenjara sama KPK. Nah itu baru Jenderal kardus,” tegasnya.

    Ia membantah, jika Prabowo lebih memilih mahar politik ketimbang kepentingan bangsa dan negara. Hal itu menanggapi tudingan terkait dugaan pemberian uang oleh Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS masing-masing Rp 500 miliar untuk kontestasi Pilpres 2019.

    “Itu salah, tidak ada mahar. Inget tidak dulu kenapa Anies sama Sandi, kan PKS bukan kadernya kan Anies, tapi di approve kan. PKS itu partai yang tidak pernah terima mahar, salah,” tegasnya.

    TAGS : Pilpres 2019 Partai Demokrat Gerindra SBY Prabowo

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/39066/Habis-Mesra-Demokrat-dan-Gerindra-Perang-Dingin/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKicauan Ketum PPP, Cawapres Jokowi Mengarah ke Cak Imin
    Next Article Begini Modus Esek-esek `OPEN BO` via Beetalk
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.