Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Korea Utara Dituding Langgar HAM
    News

    Korea Utara Dituding Langgar HAM

    August 24, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Korea Utara Dituding Langgar HAM

    Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un (Foto: Reuters)

    Tokyo – Eiko Kawasaki merupakan satu dari 90.000 warga Korea Utara, yang melarikan diri ke Jepang untuk mencari keadilan. Sudah bertahun-tahun, perempuan berusia 76 tahun itu tak bisa bertemu dengan anak-anaknya, yang hingga kini masih berada di Korut.

    Dilansir dari Associated Press, Kawasaki bersama empat mantan warga negara (WN) Korut lainnya mengajukan gugatan kepada mantan pemerintahannya, di Pengadilan Distrik Tokyo minggu ini.



    Kelimanya menuntut Korut uang ganti rugi sebesar 500 juta yen, atau sekitar US$5 juta, dengan tuntutan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

    “Hampir tidak ada yang tahu apa yang telah terjadi,” kata Kawasaki kepada awak media. Dia bertekad akan terus menceritakan kisahnya kepada semua orang, sebagai upaya mendorong reunifikasi (penyatuan) Korea.

    Baca juga :

    • Idrus Tersangka, Jokowi Lantik Agus Gumiwang jadi Mensos
    • KPK Akui Kecolongan Soal Status Tersangka Idrus Marham
    • Idrus Marham Tersangka Suap PLTU Riau

    Kawasaki lahir di Jepang, putri seorang buruh Korea. Selama Perang Dunia II, penjajah Jepang kerap membawa perempuan Korea untuk ekerja di Jepang.

    Setidaknya, 450.000 etnis Korea tinggal di Jepang, termasuk keturunan generasi ketiga dan keempat dari para buruh tersebut.

    Pada usia 17 tahun, Kawasaki pun mendaftar program repatriasi untuk pergi ke Korea Utara. Kala itu, Korut menjanjikan beasiswa kepadanya.

    Akan tetapi, harapan mendapatkan pendidikan langsung pupus, setibanya ia di Korut. Di negara ibunya berasal, Kawasaki hidup dalam kemiskinan.

    “Anda tidak akan bisa mengungkapkan pendapat sama sekali,” ujarnya.

    “Tidak akan bisa keluar dari sana,” imbuhnya.

    Putus asa dengan kehidupan di Korut, Kawasaki memutuskan keluar dari negaranya. Ketatnya keamanan, membuatnya harus pindah ke China pada 2003, lalu ke Jepang setahun kemudian dengan bantuan adik-adiknya.

    TAGS : Korea Utara Jepang HAM

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/39788/Korea-Utara-Dituding-Langgar-HAM/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSoal Vonis Meiliana, MUI Imbau Hormati Putusan Pengadilan
    Next Article Kritik Turki Rencana Pembangunan Pemukiman Israel di Tepi Barat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.