Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pengembangan Aset Cagar Budaya Sering Tabrak Aturan
    News

    Pengembangan Aset Cagar Budaya Sering Tabrak Aturan

    October 20, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pengembangan Aset Cagar Budaya Sering Tabrak Aturan

    Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud Hilmar Farid dan Ketua Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia Dr. Wiwin Djuwita (Foto: Muti/Jurnas)

    Jakarta – Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Hilmar Farid menyebut praktik pengembangan aset cagar budaya Indonesia masih sering menabrak aturan.

    Padahal pemerintah sudah menerapkan standar operating procedure (SOP), yang mengatur agar para pemilik cagar budaya, dalam rangka pengembangan aset, tetap tidak mengganggu upaya pelestarian.



    “Kalau pemilik gedung itu kan maunya gas pol. Pokoknya mau yang cepat, meski kadang nabrak aturan. Kami yang ingin melestarikan ingin rem pol, memastikan tidak lari, tidak nabrak,” kata Hilmar dalam acara Seminar Nasional bertajuk `Peluncuran Buku, dan Penghargaan Pemenang Lomba Penulisan Cagar Budaya`, di Kantor Kemdikbud Jakarta, pada Sabtu (20/10).

    Mengutip pernyataan Ketua Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia, Dr. Wiwin Djuwita Ramelan yang hadir dalam acara tersebut, Hilmar mengatakan sejauh ini pemerintah kerap kecolongan dalam pelestarian cagar budaya.

    Baca juga :

    • Empat Eks Mendikbud Inisiasi Museum Pendidikan
    • Menristekdikti Balas Pernyataan Mendikbud Soal Kelebihan Lulusan LPTK
    • UNICEF Serahkan 450 Tenda Kelas Darurat untuk Sulteng

    Laporan pemugaran dan atau perobohan bangunan, baru diberitahukan oleh pemilik pasca eksekusi. Walhasil pengawasan tak bisa dilakukan secara maksimal.

    “Kadang orang merasa sebagai pemilik gedung bisa melakukan apa saja. Padahal dalam transaksi jual beli bangunan cagar budaya, maka undang-undang itu melekat padanya. Bukan karena pindah tangan kemudian pemilik boleh ngapain aja,” ujar Hilmar.

    Sebagai contoh, lanjut Hilmar, pemugaran situs cagar budaya Lokananta di Surakarta, Jawa Tengah yang dikerjakan oleh tiga badan usaha milik negara (BUMN), memunculkan opsi pembangunan gedung yang berpotensi menenggelamkan bangunan utama.

    Ditambah hingga saat ini belum ada pembicaraan mengenai program Lokananta pasca pemugaran, sehingga berpeluang membuat situs tersebut mengikuti jejak De Tjolomadoe.

    “De Tjolomadoe, bekas pabrik gula yang dijadikan pertunjukan, sekarang susah mencari pertunjukan. Karena itu tadi, bangunan dulu baru mikir program. Sekarang mau kami balik, program dulu baru bangunan,” terangnya.

    Disebutkan dalam UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya (UU-CB), adaptasi adalah upaya pengembangan cagar budaya untuk kegiatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masa kini, dengan melakukan perubahan terbatas yang tidak akan mengakibatkan kemorosotan nilai pentingnya atau kerusakan pada bagian yang mempunyai nilai penting.

    TAGS : Kebudayaan Kemdikbud Hilmar Farid

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/42552/Pengembangan-Aset-Cagar-Budaya-Sering-Tabrak-Aturan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBolton Dorong Trump Hentikan Perjanjian Nuklir dengan Rusia
    Next Article Gedung DPR Harus Aman dari Peluru dan Sadapan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.