Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Menarasikan Ulang Pangan Lokal di Indonesia
    News

    Menarasikan Ulang Pangan Lokal di Indonesia

    July 27, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Menarasikan Ulang Pangan Lokal di Indonesia

    Tak akan ada perbincangan tentang pangan tanpa diiringi pengetahuan tentang budaya yang melingkupinya (Foto: Ecka Pramita)

    Jakarta, Jurnas.com – Dalam gerakan irama yang senada, gerakan literasi pangan dilaksanakan dengan tujuan untuk merawat keberagaman budaya Indonesia.

    Penulis buku Nusantara dalam Piringku Ari Ambarwati mengatakan pangan pokok Indonesia yang beragam dapat dinarasikan ulang untuk menunjukkan bagaimana leluhur kita menjalankan laku dan praktik memuliakan pangan pokok melalui tradisi, adat, ritus, pengetahuan, teknologi, seni, dan bahasa yang beragam dan tak pernah tunggal maupun seragam.



    “Pemerintah hendaknya mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menarasikan ulang ragam kekayaan pangan pokok Indonesia, serta menjamin keberagaman pangan melalui kebijakan yang memberi insentif pada pemajuan pangan pokok nonberas,” ucap Ari yang juga Dosen Universitas Islam Malang, di Jakarta, Sabtu (27/7).

    Sementara itu, Khudori, Anggota Dewan Ketahanan Pangan mengatakan saat pangan lokal dibelit aneka masalah, pangan introduksi berbasis terigu justru semakin perkasa.

    Baca juga.. :

    • Suwandi Serukan Konsumsi Pangan Lokal di Agro Expo 2019
    • Kementan Genjot Ekspor dan Kampanyekan Pangan Lokal
    • Komisi IV: Koordinasi Kementan dengan Kemendag Tidak Bagus

    Dalam sepuluh tahun terakhir, konsumsi bahan pangan dari gandum impor yang diolah jadi tepung terigu itu meningkat pesat.

    “Penduduk tidak makan nasi dari beras, mereka dicap miskin dan pasti hidupnya sengsara. Pangan lain, umbi-umbian misalnya, dipandang berkelas rendah (inferior), makanya jika dimakan akan menurunkan status. Sampai sekarang, persepsi semacam itu masih kuat tertanam,” ucapnya dalam acara Bedah Buku yang digelar Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Sudah saatnya kekeliruan selama ini berupa pengabaian keragaman hayati dan pengetahuan lokal, modal utama ketahanan dan kedaulatan pangan, untuk segera dikoreksi.

    Penyeragaman “paket teknologi” dan pilihan komoditas monokultur serta orientasi beras minded harus segera diakhiri, lalu digantikan dengan teknologi (pengetahuan lokal dan komoditas lokal) setempat yang beragam.

    Tradisi pertanian dan makan yang satu pikiran dan satu warna (monokultur) harus dikembalikan menjadi tradisi pertanian dan makan yang ber-bhinneka (warna-warni).

     

    TAGS : Pangan Lokal Literasi Pangan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/56580/Menarasikan-Ulang-Pangan-Lokal-di-Indonesia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePKB Jabar Gelar Sekolah PUMR for Legislator
    Next Article Gempa Bumi Telan Delapan Korban Jiwa di Filipina
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.