Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Endus Pejabat PT Angkasa Pura II dan PT INTI Suka Korupsi
    News

    KPK Endus Pejabat PT Angkasa Pura II dan PT INTI Suka Korupsi

    August 2, 2019No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Endus Pejabat PT Angkasa Pura II dan PT INTI Suka Korupsi

    Ilustrasi Gedung KPK

    Jakarta, Jurnas.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kasus dugaan korupsi pengadaan Baggage Handling System (BHS)‎ tahun 2019 bukan kali pertama dilakukan oleh PT Angkasa Pura II dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI).

    Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengatakan, pemberian suap dari PT INTI melalui Taswin Nur kepada  Direktur Keuangan (Dirkeu) PT AP II, Andra Y. Agussalam terkait proyek pengadaan BHS bukan yang pertama kalinya. Bahkan, KPK mengendus adanya proyek lain yang dikorupsi oleh dua perusahaan milik BUMN tersebut.



    “Menurut informasi bukan (pemberian suap pertama), ada beberapa kali. Dan proyeknya tidak hanya ini. Hasil dari ekspose, uang ini untuk (proyek) BHS,” kata BAsaria, di Gedung KPK, Jakarta, Jakarta, Kamis (1/8) malam.

    Kata Basaria, Andra dan Taswin Nur tidak bertindak sendiri dalam kasus suap tersebut. KPK menduga Taswin Nur merupakan pegawai suruhan yang mewakili PT INTI untuk menyerahkan uang suap kepada Andra. KPK sedang membidik keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

    Baca juga.. :

    • KPK Periksa Eks Bos Lippo Cikarang Tersangka Suap Meikarta
    • Pejabat PT Angkasa Pura II dan PT INTI Dipastikan Terlibat Suap Proyek BHS
    • KPK Merasa Miris Kasus Korupsi di BUMN

    “TSW (Taswin Nur) adalah staf dari PT INTI. Kebetulan yang bersangkutan ini kepercayaan dari pejabat utama disana. Tapi apa hubungannya dengan pejabat yang lain, termasuk direktur, ini belum sampai ke sana,” katanya.

    Diketahui, KPK telah menetapkan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, Andra Y. Agussalam dan Staf PT. INTI Taswin Nur sebagai tersangka dugaan suap terkait BHS pada PT. Angkasa Pura Propertindo yang dilaksanakan oleh PT. INTI Persero) Tahun 2019.

    “KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan 2 orang sebagai tersangka yakni AYA (Andra Y Agussalam) sebagai penerima dan TSW (Taswin Nur) sebagai pemberi,” kata Basaria, saat jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/8) malam.

    Adapun untuk konstruksi perkara kali ini, awalnya KPK menerima informasi bahwa PT INTI akan memperoleh pekerjaan BHS yang akan dioperasikan oieh PT Angkasa Pura Propertindo (APP) dengan nilai kurang lebih Rp 86 miliar untuk pengadaan BHS di 6 bandara yang dikelola oleh PT AP II.

    Adapun PT APP awalnya berencana melakukan tender pengadaan proyek BHS, namun Andra mengarahkan agar PT APP melakukan penjajakan untuk penunjukan langsung kepada PT INTI.

    “Padahal dalam pedoman perusahaan, penunjukan Iangsung hanya dapat dilakukan apablla terdapat justifikasi dari unit teknis bahwa barang atau jasa hanya dapat disediakan oleh satu pabrikan, satu pemegang paten, atau perusahaan yang telah mendapat izin dari pemilik paten,” tutur Basaria.

    Bahkan, Andra juga mengarahkan adanya negosiasi antara PT APP dan PT INTI untuk meningkatkan DP dari 15 persen menjadi 20 persen untuk modal awal PT. INTI dikarenakan ada kendala cashflow di PT INTI. Akhirnya, atas arahan Andra, Executive General Manager, Divisi Airport Maintenance Angkasa Pura II, Marzuki Battung  menyusun spesifikasi teknis yang mengarah pada penawaran PT INTI.

    “Berdasarkan penilaian tim teknis PT APP, harga penawaran PT INTI terlalu mahal sehingga kontrak pengadaan BHS belum bisa terealisasi,” terang Basaria.

    Akhirnya, Andra mengarahkan Direktur PT APP yakni  Wisnu Rahardjo, agar mempercepat penandatanganan kontrak antara PT APP dan PT Inti agar pembayaran awal segera cair sehingga PT INTI bisa menggunakannya sebagal modal  awal.

    “Andra diduga menerima uang  96.700 dollar Singalura sebagai imbalan atas tindakannya “mengawal”  agar proyek BHS d8kerjakan oleh PT. INTI,” ungkap Basaria.

    Sebagai pihak yang diduga penerima Andra disangkakan melanggar Pasal 12 huruf  a atau huruf batau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tlndak Pldana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke- 1KUHP.

    Sementara sebagal pihak yang diduga pemberi: Taswin disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    TAGS : Kasus Korupsi BUMN PT Angkasa Pura II PT INTI KPK

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/56932/KPK-Endus-Pejabat-PT-Angkasa-Pura-II-dan-PT-INTI-Suka-Korupsi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKSOP Pangkalbalam Bersama Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Via Kapal Pelni
    Next Article KPK Merasa Miris Kasus Korupsi di BUMN
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.