Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Mahasiswa Indonesia Berguru Peternakan Modern ke Australia
    News

    Mahasiswa Indonesia Berguru Peternakan Modern ke Australia

    August 16, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Mahasiswa Indonesia Berguru Peternakan Modern ke Australia

    Mahasiswa terpilih yang akan mengikuti NIAPP 2019 (Foto: Muti/Jurnas)

    Jakarta, Jurnas.com – Sebanyak 20 mahasiswa Indonesia dikirim ke Australia untuk belajar tentang peternakan sapi modern. Mereka adalah para mahasiswa terpilih dari berbagai penjuru Tanah Air yang mengikuti program NTCA Indonesia Australia Pastoral Program (NIAPP).

    Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Ismunandar menjelaskan, program yang dilaksanakan selama 10 minggu tersebut akan memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman baru bagi para mahasiswa Indonesia.



    Mereka akan belajar pelatihan penggembalaan secara intensif, meliputi aspek kesejahteraan dan penanganan hewan ternak, juga belajar langsung di industri peternakan yang telah dijalankan secara modern.

    “Selama ini kendala pertanian dan peternakan kita itu kan masih skala industri rumahan, masih kurang. Kalau di Australia jelas. Banyak hal yang dapat dipelajari mahasiswa kita terutama profesionalisme di bidang peternakan,” terang Ismunandar kepada awak media pada Jumat (16/8) di Jakarta.

    Baca juga.. :

    • Australia Kucurkan Dana Perubahan Iklim Rp4,8 Triliun
    • Australia Tak Ingin jadi "Kandang" Rudal AS di Asia
    • Anak Kuli Raih Predikat Mahasiswa Berprestasi Nasional

    Mahasiswa Indonesia Berguru Peternakan Modern ke Australia

    NIAPP sudah berlangsung selama tujuh tahun terakhir sejak 2020. Dirjen Belmawa menilai program magang di luar negeri ini sesuai dengan prinsip penta-helix, khususnya kerja sama Perguruan Tinggi dengan berbagai sektor untuk melakukan perubahan sosial yang signifikan.

    Harapannya setelah pulang para mahasiswa mampu membawa pengalaman berharga untuk bekal bekerja di masa mendatang.

    “Bahkan kata mereka alumni yang mengikuti program ini sudah diijon. Sebelum berangkat, mereka diminta bekerja di perusahaan tertentu,” ujar dia.

    Sementara Ketua Umum Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI), Ir. Didiek Purwanto, mengharapkan program ini memberikan pembelajaran praktis dan berdampak pada industri peternakan di tanah air.

    Apalagi, minat generasi muda di sektor peternakan masih rendah. Beternak bukan pilihan menarik untuk menggantungkan hidup, bahkan bagi seorang lulusan sarjana peternakan sekalipun. Mahasiswa peternakan yang lulus kuliah banyak yang malah meniti karir di luar sektor peternakan.

    “Kami juga mengharapkan mereka yang di masa mendatang akan memberikan dampak baik bagi  industri peternakan di Indonesia. Kami sangat senang, 60 persen lulusan program ini telah bekerja di industri peternakan, 25 persen masih kuliah, 5 persen bekerja di luar industri peternakan, dan 10 persen bekerja dan melanjutkan pendidikan di luar negeri,” jelas Didiek.

    NIAPP merupakan program hasil kerja sama antara Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI), Northern Territory Cattlemens Association (NTCA) Australia, dan sejumlah perguruan tinggi Indonesia.

    Program ini merupakan bagian dari kerjasama dan dukungan dari Red Meat and Cattle Partnership yang diinisiasi pemerintah Australia. Hingga saat ini, program NIAPP telah mengirim 89 mahasiswa Indonesia ke Australia Utara.

    TAGS : Mahasiswa Indonesia Dirjen Belmawa Australia Peternakan Modern

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/57683/Mahasiswa-Indonesia-Berguru-Peternakan-Modern-ke-Australia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHong Hong Rusuh, Trump: Kasusnya Bisa Diselesaikan Hanya 15 Menit
    Next Article Masyarakat dan Ortu Diimbau Ikut Upacara di Sekolah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.