Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Media Pemerintah Akan Dilarang Iklan di Twitter
    News

    Media Pemerintah Akan Dilarang Iklan di Twitter

    August 20, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Media Pemerintah Akan Dilarang Iklan di Twitter

    Ilustrasi pengguna Twitter

    San Fransisco, Jurnas.com – Layanan jejaring sosial Twitter, tidak akan lagi menerima iklan dari media berita yang dikontrol atau dibiayai oleh pemerintah.

    Dilansir dari CNA, pada Selasa (20/8), upaya ini diyakini akan menjadi pendekatan global dan akan diberlakukan di seluruh jaringan bisnisnya.



    Akun yang terkena dampak dapat terus menggunakan platform untuk terlibat dalam percakapan publik. Tapi Twitter tidak akan mengizinkan akun-akun tersebut untuk menggunakan produk iklan Twitter.

    Penentuan kebijakan akan dibuat berdasarkan masalah kritis kebebasan dan independensi media, termasuk kendali atas konten editorial, kepemilikan finansial, pengaruh atau campur tangan atas para penyiar, editor, dan jurnalis, pengerahan langsung dan tidak langsung tekanan politik, dan atau kontrol atas proses produksi dan distribusi.

    Baca juga.. :

    • Ramai Tagar Berhenti Mengikuti Trump di Twitter
    • Twitter Luncurkan Tampilan Baru
    • Twitter Kembali Beroperasi Setelah Alami Gangguan

    “Kebijakan ini tidak akan berlaku untuk entitas yang hanya didedikasikan untuk konten hiburan, olahraga, dan perjalanan. Namun, jika konten dicampur dengan berita, itu akan dilarang,” demikian pernyataan Twitter.

    “JARINGAN SPAM,” lanjut platform tersebut.

    Sebelumnya, Twitter dan Facebook telah membubarkan kampanye media sosial yang didukung negara yang berasal dari China daratan, guna melemahkan protes di Hong Kong.

    Twitter menyebut sebanyak 936 akun ditangguhkan yang tampaknya merupakan upaya yang didukung negara secara terkoordinasi dari China.

    “Jaringan yang lebih besar, terdiri dari spam dari sekitar 200.000 akun telah ditangguhkan secara proaktif sebelum aktif secara substansial,” terang Twitter.

    TAGS : Twitter Iklan Medsos Media Pemerintah

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/57891/Media-Pemerintah-Akan-Dilarang-Iklan-di-Twitter/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAS Ingin Perbaiki Hubungan India-Pakistan
    Next Article Ilmuwan Israel Kembangkan Teknologi Pemetaan Kanker
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.