Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Bertemu Pejabat Berpengaruh Inggris, Gus AMI Paparkan Masa Depan Islam
    News

    Bertemu Pejabat Berpengaruh Inggris, Gus AMI Paparkan Masa Depan Islam

    September 16, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bertemu Pejabat Berpengaruh Inggris, Gus AMI Paparkan Masa Depan Islam 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Bertemu Pejabat Berpengaruh Inggris, Gus AMI Paparkan Masa Depan Islam

    Sebelah kiri ini adalah Khalid Mahmood, anggota Parlemen Kerajaan, Inggis. Politikus kelahiran Pakistan ini punya komitmen yang sama tentang perlunya penguatan Islam Rahmatan Lil Alamiin.

    Jakarta, Jurnas.com – Umat Islam harus menyatu secara harmonis dengan masyarakat dunia. Untuk itu, diperlukan rekontekstualisasi pandangan-pandangan keagamaan yang menghalangi integrasi dan transformasi mindset umat Islam untuk mendapatkan pandangan baru yang mendorong integrasi dan perdamaian.

    Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (AMI) saat mengunjungi markas Policy Exchange, lembaga think tank Inggris yang berada di Kota London.



    Pada kesempatan itu, Gus AMI didampingi Ketua DPP PKB Bidang Perindustrian dan Perdagangan Lukmanul Khakim dan Ketua Bidang Olahraga, Kesenian dan Milenial Faisol Riza, Senin (16/9/2019).

    Menurut Gus AMI, sapaan Muhaimin Iskandar, Nahdlatul Ulama (NU) telah berfungsi sebagai lokomotif bagi rekontekstualisasi dan transformasi pemikiran umat Islam.

    Baca juga.. :

    • Gus Muhaimin Diskusi Santai dengan PCI NU Inggris
    • Johnson Siap Jadi "Hulk" Jika Kesepakatan Brexit Tak Tercapai
    • Diimbangi Watford, Kapten Arsenal Akui Timnya Labil

    “Karena pergulatan terkait hal itu tidak dapat dilepaskan dari pergulatan politik maka NU dan Presiden Abdurrahman Wahid membentuk PKB sebagai garda politiknya,” kata Gus AMI.

    Berdasarkan kajian NU, kata dia, pandangan-pandangan Islam yang perlu direkonteksualisasi di antaranya mengenai hubungan muslim-nonmuslim. Tidak boleh ada permusuhan atas dasar identitas agama.

    Selanjutnya mengenai persoalan negara, NU menolak ideologi khilafah dan melegitimasi negara-bangsa. Juga soal hukum nasional, NU melegitimasi sistem hukum hasil proses demokrasi dan tidak menjadikan syariah sebagai alasan untuk menentangnya.

    ”Tentang konflik-konflik bernuansa agama yang sedang berlangsung, NU menolak melibatkan diri kedalam konflik atas dasar membela sesama muslim, tapi memperjuangkan perdamaian,” katanya.

    Di arena politik, lanjut Gus Ami, PKB melawan segala upaya memperalat Islam sebagai senjata politik dan memperjuangkan wacana yang obyektif dan realistis sebagai strategi untuk menangkal dan memupus politik identitas.

    Selaras dengan itu, PKB menyarankan agar masyarakat Eropa, khususnya kalangan politik, mengelola isu imigrasi dan keamanan terkait Islam secara obyektif dan realistis, tanpa menutup mata terhadap problem-problem yang memang ada di dalamnya dan tanpa prasangka primordial.

    ”Di Indonesia, PKB mengawal integritas budaya masyarakat sebagai pondasi harmoni sosial, termasuk dengan memberi dukungan politik total terhadap gerakan Islam Nusantara yang dilancarkan oleh NU,” paparnya.

    PKB yakin integritas budaya semacam itu penting pula ditegakkan dalam masyarakat-masyarakat lain, termasuk di Barat, baik Eropa maupun Amerika.

    Indonesia, lanjut Gus AMI, memiliki modal kunci untuk dikontribusikan bagi jalan keluar dari kemelut peradaban yang melanda dunia dengan gagasan besar tentang cita-cita peradaban mulia yang termaktub dalam Mukadimah UUD 1945 dan tingkat koherensi yang tinggi dari masyarakatnya dalam alur cita-cita tersebut.

    ”PKB meminta agar masyarakat Internasional membantu Indonesia agar menjadi lebih kuat sebagai satu negara sehingga dapat mempersembahkan kontribusi positifnya bagi pemecahan masalah peradaban secara lebih efektif,” tuturnya.

    TAGS : Abdul Muhaimin Iskandar (AMI) Masa Depan Islam Inggris

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59413/Bertemu-Pejabat-Berpengaruh-Inggris-Gus-AMI-Paparkan-Masa-Depan-Islam/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDPR dan Pemerintah Setuju Revisi UU KPK Segera Disahkan
    Next Article Iran Ajak Komunitas Internasional Kompak Kecam Prilaku Merusak AS
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.