Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Inggris Diminta Berhenti Jual Senjata ke Tangan Agresor
    News

    Inggris Diminta Berhenti Jual Senjata ke Tangan Agresor

    September 24, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Inggris Diminta Berhenti Jual Senjata ke Tangan Agresor

    Serangan udara Saudi di Yaman menewaskan empat warga sipil (Foto: Xinhua)

    Teheran, Jurnas.com – London harusnya berhenti menjual senjata ke Riyadh, bukan malah menuding Iran menunggangi serangan pesawat tak berawak baru ini di dua kilang minyak utama di Arab Saudi.

    “Pemerintah Inggris harus berhenti menjual senjata ke Arab Saudi, yang merupakan permintaan banyak orang di dunia, dan harus melepaskan diri dari tuduhan melakukan kejahatan perang terhadap rakyat Yaman,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, Senin (23/9).



    Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengatakan, negaranya percaya Iran manunggangi serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. Ia mengatakan, London akan bekerja dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutu Eropa untuk mengurangi ketegangan di Teluk Persia.

    “Inggris mengaitkan tanggung jawab dengan tingkat probabilitas yang sangat tinggi kepada Iran untuk serangan Aramco. Kami pikir sangat mungkin memang bahwa Iran bertanggung jawab,” ujar Johnson kepada wartawan sesaat sebelum menghadiri sesi ke-74 Majelis Umum PBB.

    Baca juga.. :

    • AS Bukan Penentu Perdamaian Timur Tengah
    • Senator Graham Berharap Turki Kembali pada Program F-35
    • Khanzadi: Kami Tak Beri Ampun Setiap Serangan ke Iran

    Pada 14 September, gerakan Ansarullah Yaman dan sekutunya mengerahkan sebanyak 10 drone untuk membom fasilitas minyak Abqaiq dan Khura yang dioperasikan perusahaan minyak milik negara Arab Saudi, Aramco.

    Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara itu menghambat lebih dari setengah produksi minyak mentah Arab Saudi, atau lima persen dari pasokan global.

    Tentara Yaman dan pasukan sukarelawan yang dipimpin gerakan Houthi sudah menyerang kilang di Arab Saudi sejak dulu dalam upaya untuk menyerang sektor ekonomi utama rezim.

    Serangan terbaru, menghantam target yang berjarak sekitar 500 mil jauh ke dalam wilayah Arab Saudi, di salah satu operasi terbesar pasukan Yaman telah diluncurkan sejauh ini.

    Penjualan senjata Inggris ke Arab Saudi menjadi faktor utama penyebab konflik di Yaman. Sejak perang melawan Yaman dimulai, Inggris melisensikan penjualan senjata senilai setidaknya USD6 miliar ke Riyadh.

    Selain dari Inggris, sekutu Arab Saudi lainnya, termasuk AS, juga telah memberikan senjata kepada kerajaan itu dalam perangnya melawan Yaman.

    Pada April, sebuah think tank AS menemukan data baru yang menunjukkan kesepakatan senjata AS dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab secara dramatis dikecilkan dan miliaran lebih dari yang dilaporkan sebelumnya.

    Data yang dikumpulkan pengawas perdagangan senjata Security Assistance Monitor (SAM) menunjukkan bahwa AS sudah mencapai angka USD68,2 miliar kesepakatan dengan kedua negara sejak memulai perang di Yaman.

    TAGS : Arab Saudi Amerika Serikat Perang Yaman Iran

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59761/Inggris-Diminta-Berhenti-Jual-Senjata-ke-Tangan-Agresor/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJaga Kemurnian Aksi Mahasiswa, Emak-emak PA 212 Diinstruksikan Jangan Turun ke Jalan
    Next Article Trump Ingin Kembali Berunding dengan Korut
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.