Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kementan Musnahkan Benih Ilegal dari Sembilan Negara, Salah Satunya AS
    News

    Kementan Musnahkan Benih Ilegal dari Sembilan Negara, Salah Satunya AS

    October 8, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kementan Musnahkan Benih Ilegal dari Sembilan Negara, Salah Satunya AS

    Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya, Musyaffak Fauzi saat melakukan pemusnaahan di halaman kantor wilayah kerja Bandara Abdul rahman Saleh – Malang, Selasa kemarin (7/10/2019).

    Malang, Jurnas.com – Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kementan) memusnahkan 83 paket tanpa dokumen yang berisi benih tanaman bunga, sayur dan buah serta bagian-bagiannya (tunas) melalui Kantor Pos Besar Malang periode Januari – Agustus 2019.

    “Selanjutnya sampai batas waktu yang ditentukan yaitu 14 hari kerja dan pemilik tidak bisa memenuhi persyatan yang ditentukan, maka paket-paket tersebut akan dimusnahkan,” kata Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya, Musyaffak Fauzi.

    Diketahui, paket-paket tersebut dikirimkan dari sembilan negara tanpa dokumen, diantaranya negara China, Amerika Serikat (AS), Malaysia, Laos, Perancis, Swiss, Saudi Arabia, Taiwan, dan Singapura.

    Dalam UU No. 16 Tahun 1992 pasal 6 menyatakan, setiap media pembawa yang dilalulintaskan dalam wilayah Indonesia wajib a). Dilengkapi sertifikat kesehatan, b) melalui tempat pemasukan dan pengeluaran yang telah ditentukan, serta c) dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina setempat untuk dilakukan tindakan karantina.

    Musyaffak mengatakan, maraknya penggunaan media online sebagai salah satu cara untuk bertransaksi dagang menjadikan jasa pengiriman termasuk Kantor Pos Besar Malang berpotensi sebagai tempat pemasukan komoditas pertanian ilegal.

    Baca juga.. :

    • Kementan Dorong Banten Kembangkan Komoditas Pertanian Berdaya Ekspor
    • Target LTT Cirebon Tertinggal, Kementan Sidak ke Petani

    “Oleh sebab itu, pemasukan media pembawa tanpa dilengkapi dengan dokumen dilarang dan dapat dikenakan tindakan penahanan dan pemusnahan,” katanya.

    Selain memberikan efek jera dan menjaga kewibaan pemerintah, beber Musyaffak, pemusnahan juga dilakukan untuk menjaga danmelindungi kekayaan hayati Indonesia dan Jawa Timur khususnya dari kama penyakit tumbuhan dari luar negeri.

    Meskipun jumlahnya tidak seberapa hanya belasan kilogram namun benih merupakan golongan media pembawa risiko tinggi untuk menyebarkan penyakit tumbuhan. Dan apabila ditanam belasan kg bibit tersebut bisa diapliksikan ke puluhan hektare lahan.

    “Dapat kita bayangkan berapa kerugian ekonomi yang terjadi apabila penyakit tersebut lolos masuk jawa Timur” tambah Musyaffak.

    Lebih lanjut Musyaffak menyebutkan pemusnahan paket tersebut bermula dari informasi dari x-ray bea cukai kepada petugas Pos Besar Malang yang kemudian dilanjutkan ke petugas karantina setempat. Kemudian petugas karantina pertanian melakukan penahanan sambil menunggu pemilik melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

    “Dokumen diantaranya Phitosanitarry Certificate/PC dan Surat Ijin Pemasukan (SIP, red) dari Kementerian Pertanian untuk komoditas benih tanaman,” sebutnya.

    Pemusnahan ini disaksikan oleh Dan POM Lanud Abdul Rachman Saleh, Kepala KPP Bea Cukai Malang, Perwakilan Kantor Pos Besar Malang, Kapolsek Pakis dan pemilik barang atau kuasanya.

    TAGS : Badan Karantina Benih Pertanian Musyaffak Fauzi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/60533/Kementan-Musnahkan-Benih-Ilegal-dari-Sembilan-Negara-Salah-Satunya-AS/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLampu Hijau AS untuk Turki Hanya Bualan
    Next Article Tiga Kali Mangkir, KPK Ultimatum Politikus Golkar Melchias Mekeng Koperatif
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.