Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Fami Fachrudin: Radikalisme Bukan Barang Baru di Indonesia
    News

    Fami Fachrudin: Radikalisme Bukan Barang Baru di Indonesia

    November 15, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Fami Fachrudin: Radikalisme Bukan Barang Baru di Indonesia

    Fami Fachrudin, Ketua FA-PII, Salah Satu Pendiri Gerindra, Ketua Presidium Kotak Hijau

    Jakarta, Jurnas.com – Ketua Presidium Forum Alumni Pelajar Islam Indonesia (FA-PII) Fami Fachrudin menilai, aliran radikalisme dan ekstrimisme memang nyata ada di Indonesia. Ia bukan barang baru.

    Buktinya, salah satu pendiri Partai Gerindra ini menyebut berbagai aksi teror dengan sangat mudah terjadi, termasuk serangan bom bunuh diri di Maporestabes Medan, Rabu (13/11/19) kemarin.

    “Radikalisme, ekstrimisme ini memang nyata. Mulai dari yang mengajarkan pemahaman anti Pancasila hingga yang rela bom bunuh diri,” kata Fami dalam diskusi Jurnalis Merah Putih bertajuk `Menolak Lengah, Siluman Teroris Nyata` di Guntur 49, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/19).

    Fami yang dikenal sebagai pentolan senior PII menuturkan, kiprahnya di dunia aktivis justru banyak melalui kegiatan-kegiatan mengandung pemikiran ekstrimisme radikal.

    “Ketika saya aktif di PII sekitar 1987, saya termasuk yang pada saat itu menolak azas tunggal Pancasila, jadi waktu itu saya termasuk orang yang dikejar-kejar oleh tentara,” ujar Fami.

    Ia mengaku bisa memahami, bahwa bibit ajaran ekstrimisme radikal ini sudah tumbuh sejak lama. Mulai dari aliran ekstrim level tinggi seperti Jamaah Islamiyah, Jamaah Ansharud Daulah, ataupun aliran yang sekedar tampil di kancah politik yang tidak sampai pada aksi bom bunuh diri.

    “Dan akhir-akhir ini kelompok radikal intoleran tersebut seperti mendapat angin, terutama saat muncul kasus penodaan agama oleh Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) beberapa waktu lalu,” jelas Fami yang pada Pilpres 2019 membentuk Relawan Kotak Hijau pendukung Jokowi-KH Maruf Amin.

    Ketika kasus Ahok muncul, jelas Fami, para kelompok ekstrimisme seperti bersatu, mendapat angin untuk mengekspresikan pandangan-pandangan mereka.

    “Karena mereka memang dari dulu ya begitu. Mereka memang “keras” ya dalam pandangan-pandangan keagamaannya,” terang Fami.

    Meski demikian, dia menyebut bahwa kelompok 212 yang menggelar aksi besar-besaran menuntut Ahok dipenjara hanya keras dalam lisan saja, tidak mengarah kepada kelompok bersenjata.

    “Mereka (kelompok 212) istilahnya bukan kelompok bersenjata atau kelompok yang melakukan bom bunuh diri, mereka bukan,” jelas Fami.

    Adapun kelompok bersenjata yang rela bunuh diri itu, lanjut Fami, adalah kelompok yang lebih detil, lebih spesifik lagi ssperti Jamaah Islamiyah, Jamaah Ansharud Daulah.

    “Mereka punya ideologi, semuanya Toghutlah kira-kira begitu. Kalau kayak 212 kan masih ikut pemilu, masih ada yang PNS, cuma beda politik aja kemarin,” pungkas Fami Fachrudin.

    TAGS : Fami Fachrudin FA-PII Radikalisme

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/62455/Fami-Fachrudin-Radikalisme-Bukan-Barang-Baru-di-Indonesia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSebelum Bunuh Diri, Pria Ini Sempat Tewaskan Dua Siswa
    Next Article Peradi Otto Hasibuan Sowan ke Mahfud MD
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.