Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»ISED : Banyak Daerah Belum Optimal Manfaatkan Teknologi Digital
    News

    ISED : Banyak Daerah Belum Optimal Manfaatkan Teknologi Digital

    November 20, 2019Updated:April 9, 2020No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    ISED : Banyak Daerah Belum Optimal Manfaatkan Teknologi Digital

    Peresmian ISED dan peluncuran buku Indonesia’s Digital Based Economic Transformation

    Jakarta, Jurnas.com – Meski saat ini dunia tengah memasuki era Revolusi Industri 4.0, namun, tidak semua masyarakat, sudah memanfaatkan transformasi digital dengan optimal, terutama di daerah tertinggal, terdepan dan terluar serta daerah pedesaan.

    “Jakarta udah banyak sekali (yang memanfaatkan Transformasi Digital), bahkan katanya anak-anak muda itu kalau akan mendirikan start – up itu bingung karena semuanya sudah ada. Tapi kalau kita ke kota luar Jakarta, itu mulai bergerak, mulai ada tapi belum besar seperti Jogja, kalau Bandung sudah maju,” kata Founder Institute for Social, Economic, and Digital (ISED), Prof. Dr Sri Adiningsih saat peresmian ISED dan peluncuran buku Indonesia’s Digital Based Economic Transformation, di Patra Kuningan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

    “Tapi Begitu keluar jawa mohon maaf banyak yang belum nyambung. Pedesaan, saya itu kemarin baru datang dua hari yang lalu dari solotigo itu juga belum nyambung,” sambungnya.

    Untuk itu, ISED bakal menggandeng pemerintah dan masyarakat untuk membantu proses transformasi digital agar pemanfaatan transformasi digital bisa merata hingga ke pelosok desa. “kita hadir karena kita percaya pemerintah ini menjadi prioritas lima tahun kedepan dan masih akan kerja keras mati-matian untuk agar supaya internet ini benar-benar bisa mentransformasi Indonesia,” katanya.

    “(Kita) ingin membantu agar transformasi digital lebih cepat lebih luas dan lebih nendang dampaknya,” sambungnya.

    Baca juga.. :

    • Transformasi Digital Jadi Modal Hadapi Era Perdagangan Bebas

    Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) melanjutkan, lembaga ISED merupakan lembaga socio-technopreneur yang bergerak dalam pengkajian, pemberdayaan, pelatihan, diskusi, edukasi, survei, diseminasi, dan kegiatan lainnya yang berfokus dalam bidang sosial, ekonomi, dan digital.

    “ISED ini socio-technopreneur yang bergerak dalam pengkajian, kemudian ada pelatihan, workshop, survei, pemberdayaan, dialog, diskusi, yang intinya apa yang bisa kita lakukan agar masyarakat terutama di kota-kota kecil pedesaan daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) itu lebih banyak belajar memanfaatkan transformasi digital,” ujar Sri.

    Dilokasi yang sama, Direktur ISED, Julie Trisnadewani menjelaskan perkembangan digital memunculkan isu-isu penting, seperti ojek online versus ojek tradisional, online versus offline retail, on-demand services lainnya serta keamanan atau privasi data pribadi.

    “Perkembangan ini telah menciptakan banyak lapangan kerja baru dan peluang usaha baru, sehingga ekonomi berbasis digital memiliki potensi untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Widodo Muktiyo mengapresiasi dibentuknya Institute for Social, Economic, and Digital (ISED) oleh sejumlah akademisi, ahli dan peneliti dari berbagai bidang.

    Menurutnya, kehadiran ISED akan sangat membantu dalam melihat potret kehidupan masyarakat Indonesia dalam kaitannya dengan perubahan teknologi.

    “Kominfo memberikan apresiasi atas inisiasi Institute For Social, Economic dan Digital karena kaitannya untuk bisa melihat potret masyarakat kita di Indonesia ini khususnya direlevansikan dengan adanya perubahan teknologi digital,” katanya.

    Dengan adanya lembaga yang lembaga ISED yang konsen di bidang pengkajian, pemberdayaan, pelatihan, diskusi, edukasi, survei, diseminasi, dan kegiatan lainnya yang berfokus dalam bidang sosial, ekonomi, dan digital ini, Kemenkominfo, berharap agar kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.

    “kegiatan-kegiatan semacam ini akan memperkaya khazanah akademik ilmiah untuk menuju Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

    Hadir dalam acara tersebut diantaranya Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Budi Arie Setiadi, Kepala BPIP Hariyono, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Widodo Muktiyo, serta para founder ISED, co-founder, dewan pakar, manajemen hingga para anggota ISED.

    Sebagai informasi, ISED didirikan dengan tujuan diseminasi transformasi sosial dan ekonomi dalam lingkup ekosistem digital, melakukan kajian dan diskusi untuk mencari solusi agar perkembangan dan transformasi sosial, ekonomi dalam lingkup ekosistem digital sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

    Kemudian melakukan berbagai pelatihan, edukasi, dan program pemberdayaan agar perkembangan sosial dan ekonomi dalam lingkup ekosistem digital sehingga memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    Selanjutnya, kehadiran ISED juga untuk mendorong literasi digital dalam bidang sosial dan ekonomi agar dimanfaatkan secara bijak dan dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia, serta memberikan masukan tentang transformasi sosio-ekonomi digital kepada semua pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat hingga pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat umum.

    TAGS : ISED Transformasi Digital Sri Adiningsih

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/62677/ISED–Banyak-Daerah-Belum-Optimal-Manfaatkan-Teknologi-Digital-/

     

    Jasa SEO Terbaik

    Jasa SEO Jakarta

    Jasa SEO Indonesia

    Jasa SEO Profesional

    Jasa Backlink Berkualitas

    Jasa Artikel SEO

    Jasa SEO Bulanan

    Harga Jasa SEO

    Jasa SEO Bali

    Jasa Pembuatan Elearning

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIsrael Serang Militer Iran di Suriah, Dua Warga Sipil Tewas
    Next Article Program Ecoport di Tanjung Priok Berpotensi Terganjal Kontainer Limbah Impor
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.