Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kata Kapolri, Telegram Banyak Dipakai Kelompok Teroris
    News

    Kata Kapolri, Telegram Banyak Dipakai Kelompok Teroris

    July 16, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kata Kapolri, Telegram Banyak Dipakai Kelompok Teroris 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kata Kapolri, Telegram Banyak Dipakai Kelompok Teroris

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian

    Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika yang telah resmi memblokir situs Telegram. Tito menilai pemblokiran aplikasi yang dilakukan sejak Jumat (14/7/2017) sudah tepat.

    Kementerian Komunikasi dan Informatika sebelumnya memblokir aplikasi itu karena dinilai telah disalahgunakan. Salah satunya untuk penyebaran ajaran radikal hingga tindakan terorisme. 

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak menepis soal penyalahgunaan tersebut. Bahkan, ungkap Tito, Telegram telah digunakan oleh para pelaku teror menggunakan aplikasi itu sebelum melancarkan aksinya. Termasuk, pelaku bom Thamrin, Kampung Melayu dan Bandung.

    “Ternyata komunikasi yang mereka gunakan semuanya menggunakan Telegram,” kata Tito di Jakarta, Minggu (16/7/2017).

    Dikatakan Tito, aplikasi itu memiliki fitur unggulan yang tak dimiliki aplikasi lainnya. Keunggulan itu dimafaatkan pengguna Telegram untuk membuat 10 ribu member tanpa terdeteksi dan dengan enskripsi. 

    “Artinya sulit dideteksi. Ini jadi problem dan jadi tempat saluran komunikasi paling favorit oleh kelompok teroris,” ujar Jenderal bintang empat itu.

    Polri, kata Tito, menjadi salah satu institusi yang meminta Kemenkominfo melakukan tindakan terhadap Telegram. Yakni merekomendasikan agar situs tersebut ditutup. 

    Atas pemblokiran Telegram tersebut, kata Tito, pihaknya dan Kemenkominfo terus melakukan evaluasi. Pasca-penutupan ini, lanjut Tito, pihaknya langsung memantau gerak komunikasi kelompok teroris.

    “Nanti kita liat apakah jaringan teror gunakan saluran komunikasi lain. Kita juga ingin liat dampaknya. Saya kira ini akan terus dievaluasi,” tandas mantan Kapolda Metro Jaya itu.

    TAGS : Kapolri Telegram

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/18874/Kata-Kapolri-Telegram-Banyak-Dipakai-Kelompok-Teroris/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAlmarhum Dirut Semen Padang Dimakamkan di San Diego Hills
    Next Article Kapolri: Perairan Kita Ternyata Sangat Longgar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.