Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kebijakan Kampus Merdeka Nadiem Cuma Untungkan Kapitalis
    News

    Kebijakan Kampus Merdeka Nadiem Cuma Untungkan Kapitalis

    January 25, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kebijakan Kampus Merdeka Nadiem Cuma Untungkan Kapitalis

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim (Foto: Ist)

    Jakarta, Jurnas.com – Kebijakan anyar `Kampus Merdeka` yang diluncurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, dianggap hanya menguntungkan kelompok pemodal (kapitalis).

    Sebab, menurut Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, yang dibutuhkan masyarakat Indonesia saat ini ialah akses masuk ke perguruan tinggi.

    “Kebijakan ini sangat pro pasar. Tidak berpihak sama sekali dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang masih berkutat di problem akses ke kampus. Kuliah saja mereka tidak bisa, malah disuguhi kebijakan macam-macam,” tegas Ubaid saat dihubungi Jurnas.com pada Sabtu (25/1).

    Ubaid tak menampik bahwa link and match antara perguruan tinggi dan industri dibutuhkan. Kendati demikian, Tri Dharma Perguruan Tinggi menurut dia tetap harus didahulukan.

    “Jika melulu tunduk pada industri, maka kampus akan jadi agen-agen kapitalis yang jauh dari misi kemanusiaan,” ujar dia.

    Baca juga.. :

    • Camkan! SKS Bukan Lagi Diartikan Jam Belajar
    • Ini Penjelasan Mendikbud Soal Kebijakan Kampus Merdeka
    • Jelang 100 Hari Pertama, Nadiem Masih Sanggup Jadi Mendikbud?

    Ubaid juga menyoroti upaya Mendikbud untuk mempermudah perguruan tinggi negeri mendapatkan status Perguruan Negeri Tinggi Berbadan Hukum (PTN-BH).

    Dia memandang, kebijakan tersebut berpeluang menggiring pada komersialisasi pendidikan tinggi, yang nantinya akan menyingkirkan kalangan tidak mampu dari perguruan tinggi.

    “Kalau berbayar mahal dan kian komersial, kan anak-anak dari keluarga tidak mampu dengan sendirinya akan tereksklusi dari dunia kampus yang megah-megah dan berbayar mahal itu,” terang Ubaid.

    Seperti diketahui, saat meluncurkan Kampus Merdeka, Mendikbud mengeluarkan empat kebijakan di pendidikan tinggi. Pertama, mempermudah pembukaan program studi (prodi) baru, dengan syarat bisa menjalin kerja sama dengan perusahaan berkelas dunia, organisasi nirlaba kelas dunia, BUMN, BUMD, atau 100 kampus top dunia versi QS Ranking.

    Kedua, otomatisasi akreditasi kampus. Ketiga, kebebasan PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan PTN Satuan Kerja (Satker) menjadi PTN-BH. Dan keempat, hak belajar di luar prodi selama tiga semester, dalam bentuk magang, pertukaran pelajar, wirausaha, riset, atau proyek di desa.

    TAGS : JPPI Ubaid Matraji Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Kampus Merdeka

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/66338/Kebijakan-Kampus-Merdeka-Nadiem-Cuma-Untungkan-Kapitalis/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTakut Virus Korona, Abu Dhabi Periksa Ketat Wisatawan China di Bandara
    Next Article Perhutanan Sosial Harus Bermanfaat Untuk Kesejahteraan Masyarakat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.