Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Angkat Produk UMKM di Lima Destinasi, Kemenkop dan UKM Gandeng Kopisetara
    News

    Angkat Produk UMKM di Lima Destinasi, Kemenkop dan UKM Gandeng Kopisetara

    January 28, 2020Updated:February 12, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    kemenkop dan ukm
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Angkat Produk UMKM di Lima Destinasi, Kemenkop dan UKM Gandeng Kopisetara

    Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki

    Jakarta, Jurnas.com – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk mengangkat produk UMKM di lima destinasi super prioritas, salah satunya dengan menggandeng Koperasi Jasa Sentra Usaha Alam Nusantara (Kopisetara).

    “Koperasi Jasa Sentra Usaha Alam Nusantara ini adalah semacam Holding dari usaha-usaha yang kini sudah bertebaran dimana-mana. Salah satu dari lima produk UMKM yang jadi prioritas adalah wisata alam, mencakup home stay, pemandu, wisata alam, oleh-oleh, dan supply kebutuhan hotelnya. Kopisetara ini akan kami masukkan dalam tim lapangan yang nantinya memetakan potensi di masing-masing destinasi super prioritas, misalnya di Labuan Bajo seperti apa produk UMKM unggulannya atau di Sekupang seperti apa,” kata Menkop dan UKM, Teten Masduki, usai menerima pengurus Kopisetara, di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

    Kelima destinasi super prioritas tersebut adalah Danau Toba (Sumut) Borobudur (DIY), Mandalika NTB), Labuan Bajo (NTT), dan Likupang (Sulut) yang sebelumnya sudah disaring pemerintah dari program 10 Bali baru atau yang dikenal juga sebagai 10 destinasi wisata prioritas.

    Menurut Teten, Kopisetara diikutkan dalam tim lapangan, karena mereka yang paling tahu produk apa saja yang cocok dijual di lima destinasi super prioritas itu.

    ” Kami juga sudah sounding ke Pak Presiden, ada koperasi yang bisa menjadi partner untuk mengembangkan produk UMKM di lima destinasi tersebut,” kata Menkop dan UKM.

    Baca juga.. :

    • Tingkatkan Penjualan Produk UMKM Lokal, Kemenkop Dan UKM Gandeng Hippindo
    • Kemenkop dan UKM bersama OJK Akan Bangun Data UMKM Berbasis Keuangan
    • Kemenkop dan UKM – Kementan Sepakat Bangun Korporatisasi Petani Berbasis Koperasi

    Menteri Teten mengharapkan, setelah pertemuan ini, segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkrit khususnya dari Kopisetara.

    “Sesuai arahan Pak Presiden, saya ingin ada percepatan pemetaan potensi produk UMKM di lima destinasi super prioritas tersebut. Saya percaya Kopisetara bisa melakukannya karena anggota Kopisetara merupakan pelaku usaha wisata yang sudah eksis selama ini,” harap Menteri Teten.

    Menkop dan UKM juga menyatakan pihaknya akan memoderasi semua stake holder yang terkait dengan lima destinasi super prioritas ini seperti perusahaan fintech sampai pada lembaga perbankan dan BLU untuk masalah permodalan/pembiayaan.

    Program pariwisata terkait pembangunan infrastruktur dasar untuk lima destinasi super prioritas itu sendiri ditargetkan selesai pada tahun 2020. Program ini diharapkan bisa menjadikan sektor pariwisata menjadi penghasil devisa terbesar.

    Pameran Produk dan Jasa Wisata

    Sementara itu Ketua Kopisetara, Eko Binanto mengatakan, setelah pertemuan dengan Menkop dan UKM, pihaknya segera melakukan langkah taktis dalam bentuk melakukan kerjasama dengan delapan asosiasi wisata, guna mengembangkan potensi produk UMKM di lima destinasi itu.

    “Kami juga akan menggelar pameran produk dan jasa wisata dan mengkurasi produk apa saja yang cocok diangkat di lima destinasi itu,” ujarnya. Sejauh ini Kopisetara sudah melakukan survei awal ke Labuan Bajo, Mandalika dan danau Toba.

    Ia menjelaskan, Kopisetara yang baru saja terbentuk 21 Januari 2020, saat ini sudah memiliki 57 anggota yang merupakan pelaku usaha wisata di berbagai destinasi di seluruh Indonesia. ” Ke 57 anggota Kopisetara itu tersebar di tujuh provinsi yaitu Aceh, Sumut, Jateng, DKI, Sulut,Jabar dan NTB dan akan terus berkembang,” tambahnya

    TAGS : Kopisetara Menteri Koperasi dan UKM Teten

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/66504/Angkat-Produk-UMKM-di-Lima-Destinasi-Kemenkop-dan-UKM-Gandeng-Kopisetara/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAngkat Produk UMKM di Lima Destinasi Super Prioritas, Kemenkop dan UKM Gandeng Kopisetara
    Next Article Kemenhub Gandeng Kominfo Broadcast Pesan Pendek Rencana Operasional Selat Sunda dan Selat Lombok
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.