Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»AS-Taliban Tanandatangani Perjanjian Damai Bersejarah
    News

    AS-Taliban Tanandatangani Perjanjian Damai Bersejarah

    March 1, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    AS-Taliban Tanandatangani Perjanjian Damai Bersejarah

    Perwakilan Khusus AS untuk Rekonsiliasi Afghanistan Zalmay Khalilzad (kiri) dan salah satu pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar berjabat tangan saat upacara penandatanganan perjanjian perdamaian AS-Taliban di Doha, Qatar, pada hari Sabtu. Foto oleh Stringer / EPA-EFE

    Jakarta, Jurnas.com – Negosiator Amerika Serikat dan Taliban menandatangani perjanjian damai bersejarah yang berupaya mengakhiri hampir dua dekade keterlibatan militer AS di Afghanistan, Sabtu (29/02) waktu setempat.

    Utusan khusus AS, Zalmay Khalilzad dan kepala politik Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar menandatangani perjanjian itu dalam sebuah upacara di markas besar Taliban di Doha, Qatar.

    Perjanjian tersebut mencakup batas waktu penarikan militer AS, yang mencakup batas waktu 135 hari untuk sekitar 4.400 tentara untuk berangkat. Itu akan meninggalkan Amerika Serikat dengan sekitar 8.600 tentara di Afghanistan.

    Tujuannya agar penarikan pasukan AS dan NATO penuh setelah 14 bulan, tetapi itu tergantung pada Taliban yang memenuhi persyaratan keamanan tertentu.

    “Amerika Serikat akan mengamati dengan seksama kepatuhan Taliban dengan komitmen mereka, dan mengkalibrasi laju penarikan kami atas tindakan mereka,” kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo , yang menghadiri penandatanganan di Doha, Qatar, dilansir UPI.

    Baca juga.. :

    • Kecam Demokrat karena Kritik Virus Corona, Trump: Ini Tipuan Baru Mereka
    • Tawaran Bantuan AS kepada Iran Perangi Virus Corona Disebut Konyol
    • Kata Bill Gates, Virus Corona Seperti Patogen

    “Ini adalah bagaimana kami akan memastikan bahwa Afghanistan tidak pernah lagi berfungsi untuk teroris internasional,” tambahnya.

    Upacara penandatanganan datang setelah pengurangan kekerasan selama seminggu. Amerika Serikat membuat komitmen terhadap gencatan senjata sebagian itu sebagai syarat penandatanganan perjanjian damai.

    Pasukan AS telah berada di Afghanistan sejak akhir 2001 setelah serangan teroris di New York City dan Washington, DC, dan Presiden Donald Trump selama berbulan-bulan telah mengindikasikan keinginan untuk menarik pasukan Amerika.

    Kesepakatan damai dipandang oleh Amerika Serikat sebagai pendahulu bagi prospek pembicaraan langsung yang lebih menantang antara Taliban dan pemerintah Afghanistan yang didukung AS, yang tidak terlibat dalam negosiasi gencatan senjata.

    Sekretaris Negara AS Mark Esper , Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengadakan upacara deklarasi bersama mereka sendiri di Kabul, Afghanistan.

    “Semua orang Afghanistan menanti perdamaian abadi,” kata Ghani.

    “Tragedi 9/11 menyatukan kita. Pengorbanan timbal balik menciptakan ikatan manusia di antara kita. Kepentingan bersama, keamanan Anda, dan kebebasan kita, mempertahankan hubungan kita dalam rasa saling menghormati, yang telah menjadikan kita mitra.”

    Selain penarikan pasukan, perjanjian damai menetapkan bahwa pemerintah Afghanistan harus bekerja untuk memiliki anggota Taliban dihapus dari daftar sanksi Dewan Keamanan PBB. Amerika Serikat juga harus menahan diri dari menggunakan kekuatan melawan integritas wilayah Afghanistan dan mencampuri urusan dalam negeri.

    Trump memuji penandatanganan hari Sabtu selama briefing Gedung Putih yang berfokus pada tanggapan AS terhadap coronavirus. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia akan bertemu dengan para pemimpin Taliban “di masa depan yang tidak terlalu jauh.”

    “Kami akan sangat berharap bahwa mereka akan melakukan apa yang mereka katakan akan mereka lakukan – mereka akan membunuh teroris,” katanya.

    “Sudah saatnya setelah bertahun-tahun untuk membawa orang-orang kita pulang.”

    TAGS : Perjanjian Damai Kelompok Taliban Amerika Serikat

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/68236/AS-Taliban-Tanandatangani-Perjanjian-Damai-Bersejarah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMusda Golkar Riau Terpaksa Ditunda, Ini Penyebabnya
    Next Article United Airlines Tangguhkan Penerbangan ke Asia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.