Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Petani Maju Kalau Penyuluh Dapat Perhatian Maksimal
    News

    Petani Maju Kalau Penyuluh Dapat Perhatian Maksimal

    March 8, 2020No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Petani Maju Kalau Penyuluh Dapat Perhatian Maksimal

    acara Sosialisasi Undang-undang nomor 22 tahun 2019 dan Undang-undang nomor 41 tahun 2009 yang diselenggarakan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Pertanian, Sabtu (07/03), Lampung.

    Lampung, Jurnas.com – Salah satu kunci untuk meningkatkan kesejateraan para petani ialah dengan memberikan perhatian maskimal terhadap para penyuluh, yang notabennya bertugas memberikan pendampingan dan bimbingan kepada para petani.

    Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Undang-undang nomor 22 tahun 2019 dan Undang-undang nomor 41 tahun 2009 yang diselenggarakan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Pertanian, Sabtu (07/03), Lampung.

    Menurut Chusnunia, dengan memberikan perhatian pada kesejahteraan penyuluh pertanian akan mempercepat peningkatan pembangunan kualitas para petani. Seba, katanya penyuluh dan petani adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan.

    “Bidang pertanian akan maju kalau mayoritas petani bisa maju. Namun petani maju hanya bisa terwujud kalau penyuluh mendapatkan perhatian maksimal,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, Chusnunia berharap pemerintah juga memfokuskan perhatian terhadap pendidikan pertanian, khususnya di Lampung dengan memperbanyak sekolah-sekolah yang concern terhadap ilmu-ilmu pertanian agar banyak petani-petani muda bermunculan.

    Baca juga.. :

    • Cegah Erosi dan Longsor, Balitbangtan Dukung Gowa Tanam Akar Wangi
    • Pastikan Daging Impor Halal, Iran Pasang CCTV di Negara Eksportir
    • Ini Strategi Mendag Agus Dongkrak Ekspor Nonmigas

    “Kita masih sangat minim pendidikan pertanian. Smk pertanian juga sangat terbatas, jadi ini perlu diberi perhatian serius oleh Kementerian Pertanian,” pesannya.

    Petani Maju Kalau Penyuluh Dapat Perhatian Maksimal

    Senada dengan Chusnunia, Anggota DPR RI Komisi 4, Sudin mengatakan perhatian kepada penyuluh perlu ditingkatkan. Pasalnya, penyuluh adalah sumber pengetahuan bagi para petani khususnya di bidang pertanian.

    “Penyuluh adalah pahlawan yang luar biasa, jadi mereka harus diperhatikan kesejahteraannya,” ujar Anggota DPR RI Dapil Lampung.

    Sudin berharap dengan adanya sosialisai yang diadakan BPPSDMP dapat memberikan pengatahuan baru serta meningkatkan kualitas penyuluh.

    “Sosialisasi ini diikuti dengan serius, sehingga ilmunya dapat. Tapi jangan hanya disimpan tapi juga dibagikan kepada yang lain sehingga mendapat berkah,” pesannya.

    Sementara itu, kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menyatakan, pemerintah saat ini terus meningkatkan jumlah penyuluh agar mempercepat pembangunan pertanian yang mandiri, maju dan modern. Bahkan, Menteri Pertanian, katanya, telah memberikan surat kepada Presiden agar mengadakan 6.000 ASN penyuluh tiap tahun.

    “Jadi sudah kita petakan yaitu satu desa satu penyuluh, seluruh provinsi pasti kurang. Rasio penyuluh dan desa itu kurang dari satu, artinya penyuluh ada yang dua desa sampai tiga desa. Itu artinya kurang. Kekurangannya bapak menteri pertanian sudah membuat surat ke Presiden agar ada pengadaan ASN penyuluh 6.000 orang pertahun,” kata Dedi.

    Namun, lanjut Dedi, belum ada jawaban dari Presiden terkait surat tersebut, sehingga Kementan mendorong lahirnya penyuluh swadaya yang bisa bekerja secara maksimal tanpa bergantung pada dana APBN.

    “Melalui penyuluh ASN itu sulit, terus sekarang tidak boleh ada lagi honorer. Jadi honorer itu sudah berhenti, jadi kita merekrut honorer juga sulit. Jadi sekarang kita berpikir bagaimana kita menciptakan penyuluh swadaya, penyuluh yang betul-betulk tidak tergantung pada APBN,” ujarnya.

    Menurut Dedi, biasanya penyuluh seperti itu adalah petani yang sudah maju dan berhasil, sehingga mereka tetap bekerja tanpa harus menunggu ada anggaran dari pemerintah. Selain itu, kata Dedi, penyuluh swadaya seperti itu akan lebih dekat dengan petani karena mereka juga merupakan seorang petani.

    “Jadi kalau misalnya kelompok tani, disitu ada yang menonjol, kita dorong agar menjadi penyuluh swadaya. Dia kan petani juga penyuluh. Petani dengan petani kan dekat, jadi ketika petani memberikan penyuluhan atau saran akan lebih cepat dibandingkan penyuluh lain kepada petani,” tandasnya.

    Akan tetapi, Dedi menjanjikan bahwa pemerintah tetap akan memberikan insentif kepada penyuluh swadaya sebagai apresiasi terhadap semangat mereka dalam meningkatkan kualitas petani untuk percepatan pembangunan pertanian Indonesia.

    “Namun itu tidak terlalu besar. Karena pada dasarnya penyuluh swadaya itu tidak mengharapkan insentif pemerintah lagi, tapi kalau masih mengharap, itu namanya penyuluh mengharap. Oleh karena itu, penyuluh swadaya yang sudah ada luar biasa,” pungkasnya.

     

    TAGS : Petani Maju Kesejahteraan Penyuluh Kementerian Pertania

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/68594/Petani-Maju-Kalau-Penyuluh-Dapat-Perhatian-Maksimal/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePBB Minta Operasi Militer di Yaman Dibekukan
    Next Article Virus Corona: 3.600 Orang Tewas, 106.201 Terinfeksi, 60.190 Sembuh
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.