Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jika Isi Pelatihannya Sama dengan Medsos, Pemerintah Tak Perlu MoU dengan Lembaga Pelatihan Kartu Pr
    News

    Jika Isi Pelatihannya Sama dengan Medsos, Pemerintah Tak Perlu MoU dengan Lembaga Pelatihan Kartu Pr

    April 18, 2020No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jika Isi Pelatihannya Sama dengan Medsos, Pemerintah Tak Perlu MoU dengan Lembaga Pelatihan Kartu Pr

    Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay

    Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah untuk segera mengumumkan lembaga-lembaga pelatihan yang akan menjadi mitra dalam melaksanakan program kartu prakerja.

    Pasalnya, saat ini para calon peserta telah melakukan proses pendaftaran. Artinya, dalam waktu dekat mereka akan memilih lembaga-lembaga pelatihan yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

    Diketahui,terdapat 198 lembaga dari delapan mitra platform digital yang akan menyediakan pelatihan secara digital kepada peserta program kartu Prakerja. Jumlah pelatihannya sendiri mencapai 2.055 jenis.

    Delapan mitra platform yang bekerja sama dengan pemerintah dalam program kartu prakerja, antara lain Tokopedia, Ruang Guru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan Kemnaker.go.id.

    “Para peserta yang terpilih untuk mengikuti pelatihan ini tentu ingin mengetahui profile masing-masing lembaga pelatihan. Dari situ mereka akan menentukan pilihan. Jangan sampai, lembaga pelatihan yang mereka pilih ternyata tidak sesuai ada yang sesuai dengan minat dan bakatnya,” kata Saleh kepada Jurnas.com, Sabtu (18/04/2020).

    Baca juga.. :

    • DPR Minta Pemerintah Jelaskan Alasan Perusahaan Stafsus Presiden Ikut Serta Dalam Proyek Triliunan
    • PAN: Luhut Tak Punya Empati pada Korban Covid-19
    • Agar PSBB di DKI Jakarta Efektif, PAN: Semua Harus Matang

    Selain itu, Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR RI ini juga mendesak pemerintah untuk memaparkan secara rinci dan mendetail terkait apa saja pelatihan yang akan diajarkan oleh lembaga-lembaga pelatihan tersebut.

    Sebab, disinyalir bahwa pelatihan yang diberikan tidak jauh berbeda dengan apa yang ada di media-media sosial.

    Menurut dia, apabila pelatihan yang dimaksud sama dengan isi pelatihan – pelatihan yang sudah ada di medis soial seperti itu, tentu tidak perlu bekerja sama denga lembaga-lembaga pelatihan. Sebab, pelatihan lewat media sosial sudah sangat banyak. Rata-rata, pelatihan tersebut dibuka dan diberikan secara gratis.

    “Lihat saja di youtube, di FB, di video, dan media-media sosial lain. Ada banyak pelatihan gratis. Misalnya, pelatihan beternak kambing, ayam, udang, ikan, dan lain-lain. Ada juga pelatihan bertanam palawija seperti cabe, bayam, jagung, wotel, mentimun, dan lain-lain. Bahkan banyak juga pelatihan dan panduan bisnis online yang dapat diikuti secara gratis,” katanya.

    Selain itu, Mantan Ketua umum PP Pemuda Muhamadiyah ini juga meminta pemerintah untuk menjelaskan langkah yang akan dilakukan oleh peserta pelatihan setelah mereka selesai mengikuti program tersebut.

    “Apakah sudah ada perusahaan yang siap menampung mereka bekerja, atau paling tidak magang? Apakah ada skema pemberian modal kepada mereka jika nanti ada rencana untuk membuka usaha sendiri?” Tanya dia.

    “Jangan sampai, sebelum ikut program mereka menganggur, setelah ikut juga menganggur. Itu artinya mereka menganggur dua kali. Mereka hanya dapat insentif pelatihan saja. Kalau begitu modelnya, kartu prakerja ini persis sama dengan bantuan-bantuan sosial lainnya,” tegas dia

    TAGS : Saleh Pelatihan Kartu Pra Kerja

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/70831/Jika-Isi-Pelatihannya-Sama-dengan-Medsos-Pemerintah-Tak-Perlu-MoU-dengan-Lembaga-Pelatihan-Kartu-Pr/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSurvei Median Sebut Masyarakat Puas Jokowi Widodo Tangani Virus Corona
    Next Article Masinton Bilang Perppu Corona Untungkan Oligarki
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.