Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tetap Jaga Jarak, Ribuan Massa Demo Benjamin Netanyahu
    News

    Tetap Jaga Jarak, Ribuan Massa Demo Benjamin Netanyahu

    April 20, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tetap Jaga Jarak, Ribuan Massa Demo Benjamin Netanyahu

    Warga Israel melakukan aksi unjuk rasa di tengah pandemi virus corona. (Foto: Reuters)

    Tel Aviv, Jurnas.com –  Mengenakan masker wajah, mengibarkan bendera hitam dan melakukan jarak dua meter, ribuan warga Israel berdemonstrasi melawan perdana menteri Benjamin Netanyahu di bawah pembatasan ketat virus corona pada Minggu (19/9).

    Netanyahu, yang menyangkal melakukan kesalahan, berada di bawah dakwaan pidana dalam tiga kasus korupsi.

    Ia juga menegosiasikan kesepakatan pembagian kekuasaan dengan saingannya, Benny Gantz untuk membentuk pemerintah koalisi yang akan mengakhiri satu tahun kebuntuan politik di negara itu.

    Demonstrasi diperbolehkan di bawah pembatasan virus corona Israel, selama demonstran menjaga jarak satu sama lain dan mengenakan masker wajah.

    Di bawah panji “Selamatkan Demokrasi,” para pengunjuk rasa meminta partai Gantz Biru dan Putih untuk tidak bergabung dalam koalisi yang dipimpin seorang perdana menteri yang dituduh melakukan korupsi.

    Baca juga.. :

    • Kasus Virus Corona di Lebanon Menurun
    • Meski Dilarang, 100.000 Warga Bangladesh Nekat Hadiri Pemakaman Ulama
    • Korea Utara Tepis Kim Jong un Surati Trump

    Gantz sudah berkampanye untuk pemerintahan yang bersih, tetapi mengatakan bahwa krisis virus corona telah memaksanya untuk kembali pada janji pemilihannya.

    Seorang juru kamera Reuters memperkirakan bahwa beberapa ribu demonstran menghadiri rapat umum di Lapangan Rabin Tel Aviv. Media Israel menyebutkan sekitar 2.000 orang.

    Israel melaporkan lebih dari 13.000 kasus virus korona dan 172 kematian.

    Penguncian di beberapa wilayah membatasi sebagian besar warga Israel ke rumah mereka, memaksa bisnis tutup dan mengirim pengangguran menjadi sekitar 26%. (Reuters)

    TAGS : Benjamin Netanyahu Gantz Biru Virus Corona Kasus Korupsi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/70899/Tetap-Jaga-Jarak-Ribuan-Massa-Demo-Benjamin-Netanyahu/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKrisis APD, Tenaga Medis Inggris Terancam Pakai APD Bekas
    Next Article Peduli Petugas Medis, Satgas Lawan Covid-19 DPR Salurkan Bantuan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.