Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Studi: Austria Negara Paling Awal Akhiri Pandemi Covid-19
    News

    Studi: Austria Negara Paling Awal Akhiri Pandemi Covid-19

    May 17, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Studi: Austria Negara Paling Awal Akhiri Pandemi Covid-19

    Ilustrasi virus corona (Foto: Lizabeth Menzies/AFP)

    Kiev, Jurnas.com – Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang profesor Ukraina memprediksi akhir pandemi Covid-19 di sejumlah negara. Hasilnya, Austria akan menjadi pertama yang mengakhiri pandemi pada 19 Mei 2020 mendatang.

    Dikutip dari Al-Arabiya pada Minggu (17/5), penelitian ini menggunakan model untuk memprediksi dinamika wabah virus corona di Amerika Serikat, Inggris, Korea Selatan, Italia, Spanyol, Prancis, Jerman, Austria, Moldova, dan Ukraina.

    Dia mendasarkan penelitiannya pada model SIR untuk penyakit menular, yang menghubungkan jumlah orang yang rentan terinfeksi (S), jumlah orang yang terinfeksi (I), dan jumlah orang yang sembuh (R).

    Penelitian ini juga menggunakan statistik resmi Covid-19 untuk periode 9-29 April, dan meramalkan “periode tersembunyi”, waktu antara perkiraan awal wabah dan kasus infeksi pertama dilaporkan secara resmi, tanggal hari terakhir wabah, dan jumlah akhir kasus Covid-19.

    Berikut ini prediksinya:

    Baca juga.. :

    • Hati-hati, Covid-19 Bisa Menular lewat Kucing
    • Juli, China Bakal Umumkan Uji Klinis Covid-19
    • Ini Kata Siti Fadilah soal Kebijakan Pelonggaran PSBB

    AS: Virus corona bisa tetap tersembunyi di negara itu selama 55 hari. Wabah diperkirakan akan berakhir pada 23 September 2020. Jumlah kasus Covid-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 1.481.153 orang.

    Jerman: Covid-19 bisa tetap tersembunyi di negara itu selama 48 hari. Wabah diperkirakan akan berakhir pada 4 Agustus 2020. Jumlah kasus Covid-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 176.952.

    Inggris: Virus corona tetap tersembunyi di negara itu selama 25 hari. Wabah diperkirakan akan berakhir pada 20 Agustus 2020. Jumlah kasus COVID-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 214.899.

    Korea Selatan: Virus korona bisa tetap tersembunyi di negara itu selama 23 hari. Wabah diperkirakan akan berakhir pada tanggal 29 Juni 2020. Jumlah kasus COVID-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 10.842.

    Italia: Virus corona tetap tersembunyi di negara itu selama 65 hari. Wabah diperkirakan akan berakhir pada 18 Agustus 2020. Jumlah kasus COVID-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 225.736.

    Spanyol: Virus corona tetap tersembunyi di negara itu selama 22 hari. Wabah diperkirakan akan berakhir pada 6 Juli 2020. Jumlah kasus COVID-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 221.011.

    Prancis: Coronavirus tidak “disembunyikan” di negara ini. Wabah diperkirakan akan berakhir pada 20 Juni 2020. Jumlah kasus COVID-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 129.823.

    Austria: Virus corona tetap tersembunyi di negara itu selama 19 hari. Wabah diperkirakan akan berakhir pada 19 Mei 2020. Jumlah kasus COVID-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 15.108.

    Moldova: Virus corona bisa tetap tersembunyi di negara itu selama 10 hari. Wabah diperkirakan akan berakhir pada 15 Juni 2020. Jumlah kasus COVID-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 3.541.

    Ukraina: Virus corona tetap tersembunyi di negara itu selama 15 hari. Wabah diperkirakan akan berakhir pada 26 Juli 2020. Jumlah kasus COVID-19 diperkirakan akan mencapai setidaknya 15.273.

    Peneliti mengatakan, “Prediksi jangka panjang ini sangat awal, sesuai dengan situasi saat ini dan tidak memperhitungkan wabah berulang yang mungkin terjadi dan sudah terjadi di banyak negara”.

    TAGS : Penelitian Covid-19 Virus Corona Prediksi Pandemi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/72449/Studi-Austria-Negara-Paling-Awal-Akhiri-Pandemi-Covid-19/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFaisol Riza Bagikan 36 Ribu Sembako di Dapil Jatim II
    Next Article 6 Kasus Bunuh Diri Mengejutkan gara-gara Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.