Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sosiolog: Covid-19 Munculkan Pertentangan Masyarakat New Normal vs Habitus
    News

    Sosiolog: Covid-19 Munculkan Pertentangan Masyarakat New Normal vs Habitus

    May 19, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sosiolog: Covid-19 Munculkan Pertentangan Masyarakat New Normal vs Habitus

    Daisy Indira Yasmine, Sosiolog Universitas Indonesia

    Jakarta, Jurnas.com – Sosiolog dari Iniversitas Indonesia, Sosiolog dari Universitas Indonesia, Daisy Indira Yasmine, S.Sos., M.Soc.Sci mengingatkan, dampak Covid-19 tidak bisa dibilang sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja.

    “Dampak Covid-19 meliputi aspek struktural, kultural, dan juga aspek prososial masyarakat. Sangat kompleks dan tidak normal,” ujar Daisy Indira Yasmine dalam diskusi online yang digelar Indonesian Public Institute (IPI) bertema “Implikasi Pandemi COVID-19 Dalam Perspektif Sosial, Ekonomi, Politik, Hukum dan Keamanan”, Senin (18/5/2020) malam.

    Diskusi itu menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Dr. Yustinus Prastowo (Staf Khusus Menteri Keuangan), Prof.Muradi, Ph.D (Penasehat Ahli Kapolri), Stanislaus Riyanta (Pakar Intelijen dan Keamanan UI), Pahala Nainggolan (Deputi Bidang Pencegahan KPK), Direktur Eksekutif IPI Karyono Wibowo, serta moderator Dinnur Garista W (Sekjen DPP Persaudaraan Pemuda Etnis Nusantara).

    Pada aspek struktural, jelas Daisy, Covid-19 membuat kesenjangan sosial makin lebar, Pemutusan Hunungan Kerja (PHK) di mana-mana, kalangan miskin baru bertambah, masyarakat miskin semakin miskin, sarana produksi terhenti, sedangkan pola hidup konsumtif meningkat.

    “Kemudian dalam aspek kultural juga sangat terasa. Sebab Covid-19 ini melahirkan new normal dalam kehidupan kita,” papar Daisy.

    Baca juga.. :

    • Pakar Politik: Waspada Penunggang Gelap Bansos Covid-19 Jelang Pilkada
    • Pandemi COVID-19, PPMTI Konsisten Bansos ke Masyarakat Lemah
    • Erick Thohir Minta BUMN Antisipasi The New Normal

    Ia menyontohkan pola interaksi masyarakat akan berubah, jarak interaksi antar orang harus 1,5 sampai 2 meter, sarana publik seperti transportasi seperti pesawat, bus, kereta api semua harus menyesuaikan.

    “Kabar baiknya adalah, Covid-19 ini membuat kesadaran terhadap kebersamaan dan pola hidup bersih di masyarakat semakin meningkat,” jelas Daisy.

    Hanya saja, kata Daisy, terjadi pertentangan di tengah-tengah masyarakat. Yakni antara masyarakat yang siap dalam kehidupan New Normal dengan masyarakat yang Habitus, memegang teguh adat dan pola kebiasaan sebelum Covid-19. Sebab secara umum, Daisy menilai masyarakat Indonesia sangat memegang kultur dan budaya.

    “Misalnya kebijakan soal larangan mudik lebaran. Sangat sulit sekali melakukan ini karena berkumpul dengan keluarga di saat lebaran sangat dipegang teguh masyarakat kita,” jelasnya.

    Satu hal lagi, Daisy menyebut Covid-19 berdampak pada literasi digital masyarakat yang semakin meningkat. Namun di sisi lain potensi cyber crime pun semakin banyak.

    Adapun terkait aspek Prososial, Daisy mengatakan Covid-19 membuat rasa solidaritas sosial masyarakat meningkat. Publik makin suka hidup saling membantu.

    Dalam diskusi online itu, Daisy menyoroti lemahnya sistem data pemerintah. Padahal lantaran kelemahan data inilah pelaksanaan kebijakan jadi amburadul.

    “Maka pendataan dari tingkat RT/RW harus dikuatkan. Sebab melakukan pendataan dari level mikro masyarakat jauh lebih mudah dan efektif dibanding pendataan secara makro,” jelas Daisy.

    TAGS : Pandemi Covid-19 Sosiolog New Normal Habitus

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/72542/Sosiolog-Covid-19-Munculkan-Pertentangan-Masyarakat-New-Normal-vs-Habitus/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAlkes Rapid Test, Wakil Ketua DPP KNPI: "Bisa Saja Rakyat Dibohongi"
    Next Article Sanksi AS terhadap Suriah Hambat Pasokan Medis di Tengah Pandemi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.