Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pernikahan Vokasi dan Industri Harus Mengacu "New Normal"
    News

    Pernikahan Vokasi dan Industri Harus Mengacu "New Normal"

    May 27, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pernikahan Vokasi dan Industri Harus Mengacu "New Normal"

    Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbud Wikan Dapat info (Foto: Muti/Jurnas.com)

    Jakarta, Jurnas.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mendorong perguruan tinggi vokasi dan industri untuk duduk bersama dalam mengantisipasi normal baru atau `New Normal` pasca pandemi virus corona baru (Covid-19).

    Di antaranya, kampus-kampus vokasi diminta untuk berkolaborasi dengan industri agar menghasilkan karya-karya riset terapan, yang mendukung tanggap darurat Covid-19.

    “Bagaimana kurikulum dan skema pencapaian kompetensi sumber daya manusia dirancang bersama. Jadi, perubahan industri bergeser ke kondisi kenormalan baru, juga harus diikuti dinamikanya oleh kampus dan kurikulumnya,” terang Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kemdikbud, Wikan Sakarinto kepada media dalam konferensi video pada Rabu (27/5).

    Wikan melanjutkan, pihaknya saat ini sedang menggenjot terwujudnya paket pernikahan antara vokasi dan industri. Paket tersebut terdiri dari: Pertama, kurikulum yang disusun bersama industri, di mana materi training dan sertifikasi di industri masuk resmi ke dalam kurikulum di kampus;

    Kedua, dosen tamu dari industri rutin mengajar di kampus;

    Baca juga.. :

    • Kritisi Nadiem, Organisasi Guru Teriak "Kemdikbud Terserah"
    • Semester I Dipimpin Nadiem, Kemdikbud Dapat Rapor Merah
    • Sebelum Daftar SBMPN, Mahasiswa Disarankan Kenali Bakat

    Ketiga, program magang yang terstruktur dan dikelola bersama dengan baik;

    Keempat, komitmen kuat dan resmi pihak industri menyerap lulusan.

    Kelima, program beasiswa dan ikatan dinas bagi mahasiswa;

    Keenam menjembatani program di mana pihak industri memperkenalkan teknologi dan proses kerja industri yang diperlukan kepada para dosen sertifikasi kompetensi bagi lulusan diberikan oleh pihak industri;

    Ketujuh, sertifikasi kompetensi bagi lulusan diberikan oleh pendidikan tinggi bersama industri;

    Kedelapan, penelitian bersama; dan berbagai program `pernikahan` lainnya.

    “Paket pernikahan nomor 1 sampai dengan nomor 6 adalah paket pernikahan minimum. Paket nomor 7 sangat diharapkan terwujud, serta nomor 8 dan seterusnya, sangat baik bila terwujud,” kata Wikan.

    Selain riset terapan, kampus juga didorong untuk melakukan program-program pengabdian masyarakat berbasis teknologi terapan untuk berperan dalam meringankan beban masyarakat selama pandemi berlangsung.

    Wikan menambahkan, saat ini sudah terjadi beberapa pernikahan antara kampus dengan industri pengguna lulusannya, bahkan ada yang sudah mencapai “Paket Pernikahan” yang lengkap.

    Salah satu contoh yang sudah melaksanakan skema lengkap di atas adalah PT. PLN Persero bersama Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS), Sekolah Vokasi UGM, dan Sekolah Vokasi UNDIP.

    Dari pernikahan tersebut, muncul program studi (prodi) Sarjana Terapan (D4) Teknik Elektro, yang khusus berfokus pada teknologi distribusi atau jaringan listrik.

    TAGS : Pernikahan Vokasi Wikan Sakarinto Kemdikbud

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/72859/Pernikahan-Vokasi-dan-Industri-Harus-Mengacu-New-Normal/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleUpdate, WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri jadi 928 Orang
    Next Article Saudi Kembali Perpanjang Visa Turis Kedaluwarsa
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.